Saatnya HATI NURANI bicara


Dua Anak Jalanan Berhasil Masuk UI
August 21, 2008, 6:25 am
Filed under: artikel, pendidikan
Wednesday, 20 August 2008 [SINDO]
Dua anak jalanan di Depok berhasil masuk (kuliah) Universitas Indonesia (UI).Ini bukti bahwa siapa saja, akan berhasil jika dia serius.

KEBANGGAAN sekaligus keharuan terpancar dari wajah Ais Rohim dan Ayatullah Khomaeini. Dua anak jalanan yang setiap hari berjualan koran dan mengasong ini baru saja diterima di UI.Lebih mengharukan lagi,keduanya datang ke Jakarta tanpa sanak saudara sekalipun.

Ais Rohim merupakan siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Insan Mandiri atau Sekolah Terminal yang berasal dari Gorontalo.Sehari-harinya dia berjualan koran di Terminal Depok. Anak baru gede (ABG) berkulitcokelatinimerantau ke Depok sendirian. Hal serupa juga terjadi dengan Ayatullah Khomaeini.

Begitu datang ke Depok dari Bengkulu, dia tinggal di Terminal Depok karena tidak memiliki sanak saudara. Minatnya yang besar dalam menuntut ilmu, membuat keduanya mendaftar dan ikut belajar di Sekolah Terminal,yang memang menampung anak-anak jalanan yang ingin menuntut ilmu.

”Saya datang ke Depok untuk mencari uang dan pendidikan. Karena tidak punya modal,saya akhirnya dagang koran dan asongan di Terminal Depok. Lalu, saya masuk Sekolah Terminal yang gratis. Alhamdulillah, berkat bimbingan Pak Nurrohim (Ketua PKBM Bina Insan Mandiri), saya bisa menuntut ilmu di UI,” ucap Ais yang akan kuliah di Jurusan Sastra Jawa, Fakultas Budaya. (more…)



Mamaku Sayang
August 21, 2008, 5:42 am
Filed under: keluarga | Tags: , , ,

Kadang uang mengalahkan semuanya, semua yang ada di hidup kita dengan dalih memenuhi kebutuhan hidup.Tahu kah anda saat kita tua dan pensiun atau saat kita meninggal, perusahaan memiliki ratusan, bahkan ribuan orang untuk menggantikan kita. Tapi sadarkan kita, tidak ada satu pun yang bisa menggantikan kita di hati, pikiran dan ingatan anak kita tercinta yang ada di rumah.SUDAHKAH KITA MEMIKIRKANNYA?  – Source Unknown

Mamaku sayang, aku mau cerita sama mama. Tapi ceritanya pake surat ya.
Kan, mama sibuk, capek, pulang udah malem.
Kalo aku banyak ngomong nanti mama marah kayak kemarin itu, aku jadinya takut dan nangis.
Kalo pake surat kan mama bisa sambil tiduran bacanya.
Kalo ngga sempet baca malem ini bisa disimpen sampe besok, pokoknya bisa
dibaca kapan aja deh. Boleh juga suratnya dibawa ke kantor.
Ma, boleh ngga aku minta ganti mbak? Mbak Jum sekarang suka galak, Ma.
Kalo aku ngga mau makan, piringnya dibanting di depan aku.Kalo siang aku disuruh tidur melulu, ngga boleh main, padahal mbak kerjanya cuman nonton TV aja.
Bukannya dulu kata mama mbak itu gunanya buat nemenin aku main?
Trus aku pernah liat mbak lagi ngobrol sama tukang roti di teras depan.
Padahal kata mama kan ngga boleh ada tukang-tukang yang masuk rumah kan?
Kalo aku bilang gitu sama mbak, mbak marah banget
kan katanya kalo diaduin sama mama dia mau berhenti kerja.
Kalo dia berhenti berarti nanti mama repot ya?
(more…)