<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Saatnya HATI NURANI bicara</title>
	<atom:link href="http://tulisanperempuan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com</link>
	<description>Dipersembahkan untuk pencerahan dan bertukar karya bagi perempuan Indonesia.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Mar 2009 06:03:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='tulisanperempuan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d1fac9ed916fb990b10ab76399c82ea0?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Saatnya HATI NURANI bicara</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>H-9: Golput dan Suara Hangus</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/31/h-9-golput-dan-suara-hangus/</link>
		<comments>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/31/h-9-golput-dan-suara-hangus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 06:01:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[hangus]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanperempuan.wordpress.com/?p=1169</guid>
		<description><![CDATA[Tinggal 9 hari lagi PEMILU digelar, ditengah masih semrawutnya DPT (data pemilih tetap), kebingungan masyarakat juga semakin dirasakan. Itulah paradoks demokrasi, semakin dibuka alam demokrasi, semakin banyak yang memilih golput. Terlalu banyak parpol, terlalu banyak pilihan.
Yang  sudah dipastikan 9 April adalah Hari Libur Nasional berdasarkan KEPPRES no 7/2009. Artinya tidak ada alasan untuk tidak  datang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1169&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><a href="http://www.freewebs.com/botswana7/no%20vote%20symbol.JPG"><img class="alignleft" src="http://www.freewebs.com/botswana7/no%20vote%20symbol.JPG" alt="" width="115" height="112" /></a>Tinggal 9 hari lagi PEMILU digelar, ditengah masih semrawutnya DPT (data pemilih tetap), kebingungan masyarakat juga semakin dirasakan. Itulah paradoks demokrasi, semakin dibuka alam demokrasi, semakin banyak yang memilih golput. Terlalu banyak parpol, terlalu banyak pilihan.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang  sudah dipastikan 9 April adalah Hari Libur Nasional berdasarkan KEPPRES no 7/2009. Artinya tidak ada alasan untuk tidak  datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih dengan alasan harus bekerja. Masyarakat dihimbau kembali ketempat dimana mereka didaftarkan.  Kalaupun tidak yakin terdaftar, sebaiknya bawa KTP anda dan tanyakan pada KPPS di kelurahan setempat.</p>
<p style="text-align:justify;">Memilih Golput sama dengan memilih pihak lain, bahkan yang berseberangan dengan kita, untuk menang. Inilah kesempatan kontituen menentukan caleg yang bisa dipercaya mampu mengalirkan aspirasinya. Parpol akan berheti bercuap-cuap dan beriklan begitu hari pemilihan berlangsung, tapi caleg yang terpilih akan terus terlibat kontrak selama 5 tahun dengan konstituen. Bahkan parpol sulit untuk semena-mena dengan PAW (Pergantian Antar Waktu) menggantikan caleg dengan suara terbanyak kalau tidak ingin kredibilitas parpol turun dimata konstituen.</p>
<p style="text-align:justify;">Disisi lain, menggunakan hak pilih khususnya bagi penentuan anggota DPR, bisa menjadi ’suara hangus’ bila caleg pilihan anda berada pada parpol yang  tidak lolos Parlementary Threshold. UU Pemilu 10/2008 mensyaratkan hanya parpol yang mendapatkan perolehan suara  nasional diatas 2,5 % yang berhak atas kursi DPR RI yang ada di dapilnya. Dengan peraturan ini diperkirakan akan ada puluhan parpol yang ‘terbantai’ dan tidak dapat berlaga lagi di tahun 2014.  Suara yang hangus karenanya bisa mencapai 20 juta suara. Lalu dikemanakan suara ini? <span id="more-1169"></span>Hangus.. ngus.. hilang lenyap tidak dapat dipindahkan kemana-mana.  Sehingga kursi yang ada dibagikan hanya kepada parpol yang lolos PT berdasarkan perolehan suara parpol terbanyak.</p>
<p style="text-align:justify;">Bila ada kursi yang tersisa dalam satu dapil, maka kursi itu akan diberikan kepada parpol yang memiliki sisa suara terbanyak setelah pembagian kursi yang ada. Maka bila suara anda hangus, maka sisa kursi akan diberikan kepada parpol yang kemungkinan tidak anda sukai. Berdasarkan hasil berbagai lembaga survei, diperkirakan tidak lebih dari 10 parpol lolos PT. Relakah anda?</p>
<p style="text-align:justify;">Maka jadilah pemilih yang cerdas, yang tidak golput tapi juga tidak rela suaranya hangus dan diberikan kepada pihak lain yang tidak sepaham dengan kita.  Jadi apa yang harus dilakukan seorang pemilih cerdas dalam 9 hari ini?</p>
<p style="text-align:justify;">1. Cari tahu apakah anda terdaftar sebagai pemilih. Cek ke KPPS setempat dan pastikan anda masih bisa datang dengan membawa KTP anda (ingat hari ini hari libur lho, jangan2 anda didaftarkan di kampung halaman)</p>
<p style="text-align:justify;">2. Cari tahu anda terdaftar di DAPIL (daerah pemilihan) mana saja: baik untuk tingkat pusat/provinsi serta bagi tingkat kabupaten/kota.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Perhatikan parpol mana saja yang bakalan lolos PT berdasarkan hasil  lembaga survey terakhir. Pilih parpol sesuai dengan hati nurani anda, bagaimana sepak terjang elit parpol selama ini, bagaimana mereka menanggapi konflik internal parpol (tidak ada parpol tanpa konflik internal). Semakin lama konflik dibiarkan akan berpengaruh pada kinerja parpol kedepan. Untuk parpol baru pertimbangkan faktor apa saja yang bakal membuat mereka lolos PT.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Carilah info tentang berbagai caleg dari parpol yang sudah anda perhatikan di dapil anda. Memang tidak mudah memilih satu diantara ratusan nama yang tercetak. Carilah caleg yang bisa dipercaya punya integritas dan mampu membangun hubungan jangka panjang dengan konstituen. Mungkin anda senang dengan seseorang, tapi kalau ia berada di dapil lain anda tidak dapat memberikan suara anda kepadanya.  Bisa jadi mereka incumbent, maka pastikan mereka tidak masuk politikus busuk dan terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan kebijakan prorakyat selama menjabat. Bila mereka baru terdaftar sebagai caleg, carilah info tentang track record mereka sebelumnya, baik sebagai profesional maupun pengusaha, apakah mereka ‘dekat’ dengan komunitas tempat mereka berada. Ada banyak orang yang tiba-tiba  berubah jadi ramah dengan tetangga karena dia terdaftar sebagai caleg.  Berani kah anda menjamin dia akan berubah?</p>
<p style="text-align:justify;">Bila anda suka caleg nya tapi tidak suka parpolnya, masih lebih baik dari pada anda tidak kenal satu caleg pun. Parpol tidak semudah dulu mengganti caleg yang telah mendapat legitimasi melalui suara terbanyak. Bila anda suka calegnya tapi beda dapil, nah.. carilah seseorang di dapil sana yang bisa menyampaikan aspirasi anda agar memilih caleg tsb. Jadi tim sukses bayangan lah, siapa tahu kerabat anda juga masih bingung tidak tahu siapa yang akan di contreng.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Buatlah simulasi bersama beberapa rekan di komunitas anda untuk mengadakan pembelajaran politik di lingkungan anda. Jangan berhenti sampai 9 april karena saat pemilu capres segalanya bisa berubah dalam hitungan hari. Pilihan pada saat pemilu legislator bisa saja berbeda dengan saat pemilihan capres.</p>
<p style="text-align:justify;">Marilah menjadi pemilih cerdas, tidak golput dan tidak rela suaranya hangus.  Masih ada waktu untuk mencari info sebanyak-banyaknya, baik lewat internet, lewat milis dan berbagai jaringan yang ada. Start to work and stop complaining… itulah perilaku positif pemilih cerdas. Caiyo…</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanperempuan.wordpress.com/1169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanperempuan.wordpress.com/1169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanperempuan.wordpress.com/1169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanperempuan.wordpress.com/1169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1169/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1169&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/31/h-9-golput-dan-suara-hangus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ded0f136f194308eecba58cda9fb2d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.freewebs.com/botswana7/no%20vote%20symbol.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>22 Maret: Hari Air Sedunia &#8211; Adakah Tersisa untuk Anak Cucu kita?</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/23/22-maret-hari-air-sedunia-adakah-tersisa-untuk-anak-cucu-kita/</link>
		<comments>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/23/22-maret-hari-air-sedunia-adakah-tersisa-untuk-anak-cucu-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 10:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanperempuan.wordpress.com/?p=1166</guid>
		<description><![CDATA[ Adalah suatu paradoks dimana semakin miskin seseorang, semakin mahal ia mendapatkan air. Dikota orang harus membayar mahal untuk mendapatkan air bersih bahkan untuk MCK. Dikampung yang mengalami kekeringan bisa terjadi pertikaian antar petani karena berebut air untuk irigasi. Sementara yang kaya menghamburkan air untuk mencuci mobil-mobilnya dan menyirami lapangan golf.
Saat ini kita menghadapi krisis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1166&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://www.beritacerbon.com/contentimg/files/1-worldwaterxsmall.jpg"> </a><a href="http://www.beritacerbon.com/contentimg/files/1-worldwaterxsmall.jpg"><img class="alignleft" src="http://www.beritacerbon.com/contentimg/files/1-worldwaterxsmall.jpg" alt="" width="109" height="98" /></a>Adalah suatu paradoks dimana semakin miskin seseorang, semakin mahal ia mendapatkan air. Dikota orang harus membayar mahal untuk mendapatkan air bersih bahkan untuk MCK. Dikampung yang mengalami kekeringan bisa terjadi pertikaian antar petani karena berebut air untuk irigasi. Sementara yang kaya menghamburkan air untuk mencuci mobil-mobilnya dan menyirami lapangan golf.</p>
<p>Saat ini kita menghadapi krisis air yang luar biasa, karena dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk dunia dan menurunnya kualitas lingkungan hidup maka semakin sulit mendapatkan air yang layak minum. Bahkan sumber-sumber air yang tinggal sedikitpun dimiliki oleh pemodal dan baru bisa dinikmati dalam kemasan gelas atau botol yang sudah ‘mahal’. Itupun sering terbuang percuma &#8211; lihat saja botol air mineral yang separuh terisi berserakan dimana-mana.</p>
<p>Beberapa tips yang bisa dilakukan dalam keluarga kita diantaranya:</p>
<ol>
<li>Gunakan air secukupnya, mandi dengan gayung lebih irit daripada shower. Habiskan air kemasan yang anda beli/terima. Buang dan pisahkan sampah kemasannya antara sampah organik dan an-organik. Bila mencuci mobil gunakan air di ember daripada selang. Jangan biarkan kran terbuka sehingga air terbuang percuma.</li>
<li>Buatlah sumur resapan air di halaman agar air tanah tidak terbuang percuma dan bisa kembali ke tanah. Perbanyak lubang biopori disekitar halaman rumah. Dengan demikian kita bisa sekaligus mengamankan air tanah dan membuat sampah organik menjadi kompos.</li>
<li>Ajaklah seluruh anggota keluarga menentukan bersama-sama kebiasaan baru dalam menggunakan air : berapa lama mandi, berapa sering mencuci handuk dan sprei, kapan dan bagaimana mencuci mobil/sepeda motor juga menyiram tanaman, selalu membawa botol minum atau sangu dari rumah.</li>
</ol>
<p>Marilah kita memperhatikan perilaku kita dan seluruh anggota keluarga kita dalam memperlakukan lingkungan hidup dan menggunakan air disekitar kita. Air tidak hanya menjadi sumber kehidupan kita, tapi juga perlu dijaga dan dilestarikan bagi anak-cucu kita. Mulailah dengan yang mudah, yang sederhana, mulailah dari kita sendiri dan mulailah dari sekarang.</p>
<p>====================================================</p>
<p>Memaknai Hari Air Sedunia : Air sebagai Sumber Kehidupan</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong> Oleh :  Fadil Abidin <span id="more-1166"></span></strong></span></p>
<p>Air adalah sumber kehidupan.Tapi di Indonesia, air justru menjadi sumber bencana dan masalah.</p>
<p>Sepanjang tahun ini pemberitaan mengenai banjir atau tanah longsor selalu menghiasi media massa yang tiada habisnya. Tapi sesungguhnya bukan airnya yang menjadi biang masalah tapi justru manusialah yang menyebabkan itu semua.</p>
<p>Sebagai negara kepulauan dan terletak di iklim tropis, Indonesia nyaris tidak pernah kekurangan air karena hujan bisa turun sewaktu-waktu sepanjang tahun. Indonesia termasuk negara penghasil cadangan air terbesar dunia. Tapi mungkin karena persediaan air yang berlimpah itu pula mem-buat bangsa kita tidak menghargai air. Pohon-pohon sebagai penyimpan cadangan air di hutan dan di gunung kita tebang, sungai-sungai dipenuhi sampah dan mengalami pendangkalan. Ketika musim hujan tiba timbullah bencana longsor dan banjir di mana-mana. Hampir semua danau di Indonesia juga mengalami pendangkalan yang hebat, termasuk Danau Toba. Air memang melimpah di Indo-nesia tapi sebagian besar telah tercemar.</p>
<p>Kondisi masyarakat yang tidak menghargai air sebagai sumber kehidupan ternyata juga menimpa kebanyakan negara lain di dunia.Maka Hari Air Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret, inisiatif peringatan tersebut tercetus pada United Nations Conference on Environment and Development (UNCED) yang diselenggarakan di Rio de Janeiro, Brasil atau secara populer disebut sebagai Earth Summit (KTT Bumi) 1992. Pada Sidang Umum PBB ke-47 tanggal 22 Desember 1992 melalui Resolusi Nomor 147/1993, hasil persetujuan dari Earth Summit diterima dan sekaligus ditetapkan pelaksanaan Hari Air Sedunia pada setiap tanggal 22 Maret mulai tahun 1993. Setiap tahunnya pada Hari Air Sedunia terdapat tema khusus agar menjadi perhatian bagi warga dunia tentang betapa pentingnya air sebagai sumber kehidupan.</p>
<p><strong>Air untuk Kehidupan</strong></p>
<p>Menurut Teori Darwin, kehidupan bermula dari air.Di dalam air makhluk hidup yang awalnya hanya makhluk satu sel berkembang biak dan melakukan evolusi selama ratusan juta tahun sehingga menghasilkan makhluk yang bersel banyak (unisel). Jika tidak ada air maka tidak ada kehidupan. Air adalah sumber bahkan asal mula dari kehidupan di  planet Bumi ini. Bumi bisa disebut juga sebagai planet air (ocean planet) karena 75 persen permukaan bumi diselubungi oleh lautan. Karena diselubungi oleh lautan itu pula yang menyebabkan iklim dan cuaca di Bumi sangat kondusif bagi makhluk hidup.</p>
<p>Menurut catatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Pusat, jumlah volume air total di Bumi adalah sekitar 1,4 miliar km3. Namun jumlah yang sungguh besar tersebut tidak banyak yang dapat dimanfaatkan oleh manusia karena 97,3 persen di antaranya merupakan air laut. Hanya 2,7 persen jumlah air yang tersedia di permukaan bumi dapat dimanfaatkan oleh manusia, yaitu yang merupakan air tawar yang terdapat di daratan.Namun jumlah air tawar yang tersedia di planet ini, sebanyak 37,8 juta km3 tersebut adalah berupa lapisan es di puncak-puncak gunung dan gleyser dengan porsi 77,3 persen. Sementara air tanah dan resapan hanyalah 22,4 persen, serta air danau dan rawa hanya 0,35 persen, lalu uap air di atmosfir sebanyak 0,04 persen, dan sisanya merupakan air sungai sebanyak 0,01 persen.</p>
<p>Air tanah merupakan timbunan air yang meresap melalui pori-pori tanah selama berabad-abad ke lapisan bawah dari ekosistem yang ada di atasnya, dan bagian terbesar ada di kedalaman lebih dari 800 meter, di luar jangkauan manusia untuk dapat mengeksploitasinya. Dewasa ini, hanya 0,3 juta km3 atau sekitar 0,79 persen dari keseluruhan air tawar yang dapat dijangkau.Teknologi untuk memompa air lebih dari kedalaman 800 meter masih membutuhkan biaya yang mahal hampir setara dengan menambang minyak bumi. Oleh karenanya masih banyak orang yang memanfaatkan air permukaan dan sebagian air tanah untuk memenuhi kebutuhannya akan air.</p>
<p>Sedangkan menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Indonesia memiliki 6 persen potensi air dunia atau 21 persen potensi air di Asia Pasifik.Namun ironisnya dari waktu ke waktu rakyat Indonesia mengalami krisis air bersih, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya karena sumber-sumber air yang ada telah rusak atau tercemar. Selain itu kebutuhan akan konsumsi air naik sebesar 15-35 persen perkapita per tahun. Sedangkan ketersediaan air bersih cenderung melambat akibat kerusakan alam dan pencemaran. Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 200 juta, kebutuhan air bersih menjadi semakin mendesak.</p>
<p>Sumber bahan baku air bersih di Indonesia berasal dari sungai, sumur, air artesis, mata air, dan lain-lain. Sumber air perusahaan daerah air minum (PDAM) di seluruh Indonesia berasal dari 201 sungai,248 mata air dan 91 artesis. Pada 2020 diperkirakan jumlah penduduk perkotaan menca-pai 150,2 juta jiwa dengan konsumsi per kapita sebesar 125 liter, sehingga kebutuhan air akan mencapai 18,775 miliar liter per hari. Menurut LIPI, kebutuhan air untuk industri akan melonjak sebesar 700 persen pada 2025. Untuk perumahan naik rata-rata 65 persen dan untuk produksi pangan naik 100 persen. Pada umumnya sungai-sungai di Jawa dan Sumatera berada pada kondisi yang sangat memprihatinkan. Sebagian besar sungai yang merupakan sumber air bagi masyarakat telah tercemar oleh limbah industri maupun domestik.</p>
<p>Water Supply &amp; Sanitation Collaborative Council (2007) melaporkan bahwa sebanyak 2,6 miliar manusia atau 40 persen penduduk dunia tidak memiliki akses untuk mendapatkan sanitasi dasar. Sedangkan hampir 1 miliar penduduk dunia nyaris tidak mendapatkan air sama sekali. Sedangkan menurut Kompas (5/10/07), 24 juta penduduk Indonesia tidak memiliki akses terhadap fasilitas dasar, seperti penyediaan air bersih, jauh melebihi negara-negara Asia Tenggara lainnya.</p>
<p><strong>Krisis Air Bersih</strong></p>
<p>Kita saat ini tengah berada di paruh tenggat waktu untuk pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium (Millennium Development Goals – MDGs) yang mencakup berbagai target spesifik untuk mengurangi hingga separuh jumlah penduduk yang tidak memiliki akses terhadap air bersih dan layak pakai. Dunia masih menghadapi tantangan yang serius menyangkut ketersediaan air bersih dan sanitasi. Peringatan Hari Air Sedunia mengingatkan kita akan realitas yang ada, dan fakta bahwa kekurangan air kronis berdampak pada sekitar 900 juta penduduk di seluruh dunia serta merupakan ancaman terhadap kerusakan sistem ekologi, meningkatnya persaingan untuk mendapatkan air, serta meruncingkan ketegangan lintas batas. Beberapa negara Afrika mengalami bencana kelaparan akibat kemarau panjang dan sulitnya mendapat air.</p>
<p>Kendati secara harafiah dunia tidak akan kehabisan air karena air hanya berganti siklus, tempat dan waktu. Tapi kelangkaan air merupakan ancaman nyata dalam pembangunan manusia di berbagai tempat dan sebagian besar proporsi penduduk dunia. Menurut laporan UNDP (1997) sekitar 700 juta penduduk di 43 negara hidup di bawah ambang batas kebutuhan air minimum yaitu 1,700 meter kubik per orang per tahun. Dan diperkirakan dalam 20 tahun ke depan sekitar 3 milyar penduduk dunia akan hidup di bawah ambang batas tersebut.<br />
Meningkatnya kebutuhan air akibat perluasan kota, industri, pertanian, serta tuntutan akan energi semakin menyulitkan kondisi masyarakat miskin yang memang sudah rentan terhadap ketersediaan makanan dan mata pencaharian. Laporan Pembangunan Manusia (Human Development Report) PBB 2006 menyerukan pengakuan terhadap kebutuhan air bersih dengan harga yang terjangkau sebagai hak asasi manusia. Perusahaan air minum harus menekan harga semurah mungkin untuk produk air yang dihasilkannya dan melakukan subsidi silang antara pelanggan kaya dengan pelanggan dari kalangan masyarakat miskin.</p>
<p>Ironisnya, kita hidup dalam dunia dimana semakin kecil pendapatan seseorang, semakin besar biaya yang harus dikeluarkan orang tersebut untuk memenuhi kebutuhannya akan air. Rumah tangga yang termiskin di negara berkembang menghabiskan hampir 10 persen dari pendapatan mereka untuk memenuhi kebutuhan akan air. Sementara di negara maju jika pendapatan yang dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan akan air melebihi 3 persen, keadaan tersebut akan dipandang sebagai kesulitan ekonomi. Air bersih (PAM) di negara kaya dan maju justru lebih murah ketimbang di negara-negara berkembang.<br />
Di Jakarta atau kota-kota besar lain misalnya, penduduk miskin harus membeli dengan harga Rp 2.000-Rp 5.000 untuk satu derigen air bersih. Air tersebut hanya digunakan untuk minum dan memasak, sedangkan untuk keperluan MCK (mandi cuci kakus) mereka menggunakan air sungai yang keruh dan tercemar.Tak usah jauh-jauh, jika kita berkunjung ke Bagan Percut,Deli Serdang kehidupan perkampungan nelayan yang aliran sungainya hanya beberapa kilometer ke Belawan itu sungguh memprihatinkan. Di sana aktivitas seperti mandi, mencuci bahkan buang air besar dilakukan di pinggiran sungai yang keruh. Saluran air dari PDAM tidak ada di sana. Air memang melimpah ruah di sungai tapi sangat sulit mencari air bersih.</p>
<p><strong>Kesadaran Bersama</strong></p>
<p>Perlu kesadaran bersama agar masyarakat menjaga sumber-sumber air yang ada termasuk sungai-sungai yang banyak terdapat di Indonesia. Kebiasaan membuang limbah, sampah bahkan kotoran ke sungai perlu dihentikan. Bukankah lebih baik jika limbah pabrik dibuat penampungan netralisasi terlebih dahulu di darat. Sampah-sampah yang ada bukankah lebih baik dibakar atau di tanam di darat ketimbang dihanyutkan ke sungai. Masyarakat di sepanjang sungai bukankah lebih baik membuat septic tank atau WC umum di darat ketimbang membuang hajat di sungai yang tak lain adalah sumber air dari air yang mereka pakai sendiri?</p>
<p>Air sebagai sumber kehidupan telah dipahami semua orang. Sayangnya hanya sedikit yang memahami bahwa air adalah sumber daya alam terbatas bahkan sangat rentan keberadaannya. Sebagian besar masyarakat masih mengeksploitasi sumber daya air dengan mengabaikan kaidah-kaidah keberlanjutan (sustainability). Akibatnya berbagai musibah kerap terjadi seperti banjir, longsor dan kekeringan yang frekuensinya makin meningkat sehingga menelan banyak korban harta benda dan nyawa sia-sia. Oleh karena itu, peringatan Hari Air Sedunia harus bisa  mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga kelestarian sumber-sumber air yang ada untuk mendukung kesejahteraan hidup bersama. ***</p>
<p><strong>* Penulis adalah pemerhati masalah sosial-kemasyarakatan, fadila75 @yahoo.com. </strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanperempuan.wordpress.com/1166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanperempuan.wordpress.com/1166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanperempuan.wordpress.com/1166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanperempuan.wordpress.com/1166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1166&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/23/22-maret-hari-air-sedunia-adakah-tersisa-untuk-anak-cucu-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ded0f136f194308eecba58cda9fb2d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.beritacerbon.com/contentimg/files/1-worldwaterxsmall.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kontrak Politik Caleg Perempuan jateng</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/16/kontrak-politik-caleg-perempuan-jateng/</link>
		<comments>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/16/kontrak-politik-caleg-perempuan-jateng/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 03:40:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[kontrak]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanperempuan.wordpress.com/?p=1161</guid>
		<description><![CDATA[
Dalam seminggu ini saya menghadiri dua diskusi politik tentang kiprah caleg perempuan di Semarang.  Diskusi perempuan dalam politik 12 Maret 09 di aula gd DPRD Jateng  diselenggarakan JPPA, Jaringan Peduli Perempuan dan Anak, sedangkan diskusi 13-14 maret 09 bersama caleg perempuan Jateng diselenggarakan oleh Kemitraan dan Koalisi Perempuan Indonesia.
Keputusan MK tentang mekanisme suara terbanyak sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1161&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="text_box">
<p>Dalam seminggu ini saya menghadiri dua diskusi politik tentang kiprah caleg perempuan di Semarang.  Diskusi perempuan dalam politik 12 Maret 09 di aula gd DPRD Jateng  diselenggarakan JPPA, Jaringan Peduli Perempuan dan Anak, sedangkan diskusi 13-14 maret 09 bersama caleg perempuan Jateng diselenggarakan oleh Kemitraan dan Koalisi Perempuan Indonesia.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-1162" title="pegang-janji-ya" src="../files/2009/03/pegang-janji-ya.jpg?w=300" alt="pegang-janji-ya" width="208" height="153" />Keputusan MK tentang mekanisme suara terbanyak sebagai dasar pemenangan Pemilu, laksana air yang memadamkan bara perjuangan perempuan dalam ranah perpolitikan Indonesia. Walaupun demikian dari berbagai diskusi yang menyinggung ‘affirmative action’ keterwakilan perempuan dalam parlemen, justru menunjukkan semakin mengerucutnya koalisi perempuan lintas parpol. Budaya paternalistik yang kuat adalah penghalang utama yang dirasakan kelompok aktivis dan politikus perempuan.</p>
<p>Rasa sepenanggungan seperjuangan yang semakin menekan justru membuat kami para caleg perempuan berbagai tingkat baik DPR sampai DPRD provinsi dan kabupaten semakin beramai-ramai berkoalisi saling membagikan dukungan lintas parpol dan lintas dapil. Apapun kami lakukan asal caleg perempuan bisa mendapat suara terbanyak. Bukan sekedar memilih caleg perempuan tapi perempuan berkualitas yang menyadari semangat perjuangan peran perempuan dalam parlemen.<span id="more-1161"></span></p>
<p>Para caleg perempuan dengan segala keterbatasannya menjadi lebih kreatif dalam memanfaatkan hari-hari yang tersisa dimasa kampanye ini. Semua itu tidak terlepas dari peran keluarga yang mendukung perjuangan mereka, baik suami dan anak-anaknya. Perjuangan perempuan adalah juga perjuangan keluarga Indonesia yang menjungjung tinggi kesetaraan gender . Maka bilamana nanti keterwakilan perempuan dalam parlemen semakin jauh dari 30 %, mereka yang nantinya terpilih ini adalah ‘kartini-kartini’ yang mewakili kaum keluarga dari dapilnya serta mewakili perempuan dan anak Indonesia pada umumnya. Maju terus perempuan Indonesia.</p>
<p>Berikut ini adalah Kontrak Politik Caleg Perempuan Jateng yang dideklarasikan hari sabtu 14 Maret 2009 di Santika Hotel Semarang. Semoga kontrak politik ini juga dapat diteruskan dan diikuti seluruh caleg perempuan se Indonesia demi terciptanya Indonesia yang lebih sejahtera.</p>
<p>PERNYATAAN KESEPAKATAN BERSAMA CALEG PEREMPUAN</p>
<p>Bahwa setelah terpilih sebagai anggota legislatif, saya akan berkomitmen untuk memperjuangkan pemenuhan hak-hak perempuan dan anak khususnya yang terkait dengan:</p>
<p>1.    Kesehatan Reproduksi<br />
2.    Kekerasan Berbasis Gender<br />
3.    Trafficking<br />
4.    Gender Budget<br />
5.    Anti Korupsi</p>
<p>Jika selama masa jabatan saya tidak dapat memenuhi komitmen untuk memperjuangkan seperti yang tersebut diatas, saya bersedia di publikasikan di media massa lokal maupun nasional dan bersedia diproses secara hukum.</p>
<p>Caleg Perempuan: ….</p>
<p>Didukung:….</p></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanperempuan.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanperempuan.wordpress.com/1161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanperempuan.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanperempuan.wordpress.com/1161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1161&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/16/kontrak-politik-caleg-perempuan-jateng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ded0f136f194308eecba58cda9fb2d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="../files/2009/03/pegang-janji-ya.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pegang-janji-ya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kabar dari Semarang: Wawanhati Caleg Katolik</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/11/kabar-dari-semarang-wawanhati-caleg-katolik/</link>
		<comments>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/11/kabar-dari-semarang-wawanhati-caleg-katolik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 00:54:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[caleg]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanperempuan.wordpress.com/?p=1157</guid>
		<description><![CDATA[
Frens lan sedulur, thanks ya untuk doa dan dukungannya dalam perjuangan menuju pesta demokrasi nanti. Acara wawanhati dengan caleg katolik di Wisma Mahasiswa Driyarkara hari minggu kemarin dalam menghadapi pertanyaan para panelis memang menegangkan. Walaupun persiapan dilakukan semaksimal mungkin, isu-isu yang dilontarkan para panelis menjadi bahan pembelajaran para caleg untuk  nantinya disikapi setelah terpilih. Hasil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1157&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-medium wp-image-1156" title="p3080238" src="http://tulisanperempuan.files.wordpress.com/2009/03/p3080238.jpg?w=128&#038;h=171" alt="p3080238" width="128" height="171" /></p>
<p style="text-align:justify;">Frens lan sedulur, thanks ya untuk doa dan dukungannya dalam perjuangan menuju pesta demokrasi nanti. Acara wawanhati dengan caleg katolik di Wisma Mahasiswa Driyarkara hari minggu kemarin dalam menghadapi pertanyaan para panelis memang menegangkan. Walaupun persiapan dilakukan semaksimal mungkin, isu-isu yang dilontarkan para panelis menjadi bahan pembelajaran para caleg untuk  nantinya disikapi setelah terpilih. Hasil poling di akhir acara sungguh membuat hati saya bersyukur pada Tuhan karena  separuh dari yang hadir memilih saya sedangkan sisanya dibagi ke 5 caleg lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulan romo Sugihartanto Pr sebagai ketua PK4AS di akhir acara menyatakan bahwa hasil poling ini memang tidak merepresentasikan suara umat KAS, tapi paling tidak bisa menjadi masukan bagi para caleg tentang sejauh mana visi dan misinya dapat ditangkap oleh umat katolik terutama dalam menanggapi isu-isu sosial dan kemasyarakatan. Dalam waktu yang tersisa para caleg masih bisa mengubah strategi komunikasi dan formulasi visi-misinya agar menjadi lebih efektif. Salut untuk PK4AS dan Pemuda Katolik semoga acara pendidikan politik begini juga diikuti Keuskupan lainnya. [RA]</p>
<p style="text-align:justify;">Caleg Perlu Forum Pemaparan Visi-Misi<br />
Peran Aktif Pendidikan Politik<br />
Selasa, 10 Maret 2009 | 13:11 WIB</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/03/10/13112234/caleg.perlu.forum.pemaparan.visi-misi">Semarang, Kompas</a> &#8211; Masyarakat menghadapi banyak pilihan calon anggota legislatif dalam pemilu tahun ini. Caleg tidak cukup mengatasi persoalan tidak dikenal masyarakat hanya dengan memasang spanduk dan baliho di jalan. Mereka sangat memerlukan forum sebagai wadah untuk memaparkan visi dan misinya</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Dalam kondisi seperti ini, masyarakat cenderung memilih caleg yang sudah mereka kenal sebelumnya,&#8221; kata R Sugihartanto Pr, Ketua Penghubung Karya Kerasulan Kemasyarakatan Keuskupan Agung Semarang (PK4AS), Minggu (8/3), di Wisma Driyarkara Semarang. Alasannya, masyarakat buta terhadap visi dan misi para caleg.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Wisma Driyarkara Semarang, Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kota Semarang mengadakan Wawanhati Caleg DPR RI dan DPRD Provinsi Jateng untuk Daerah Pemilihan Jateng I. Ada enam caleg dari tiga partai yang hadir memaparkan visi dan misi di hadapan tiga panelis. Mereka adalah <strong>Ratna Ariani (Partai Hanura),</strong> Yosef Ari Wibowo, Supriyanto, dan Chriswinoto (Partai Damai Sejahtera), Yoris Sindhu Sunarjan dan Katarina Surahmi Pujiastuti (Partai Bintang Reformasi).</p>
<p style="text-align:justify;">Keenam caleg berkesempatan menjelaskan inti kampanye mereka. Publik yang hadir dalam acara itu juga terlibat aktif dengan memberikan suara kepada caleg yang mereka nilai punya visi dan misi yang bagus.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Acara ini tidak mewakili semua masyarakat karena hanya dihadiri umat Katolik dan caleg yang beragama Katolik,&#8221; kata Sugihartanto. Namun, melalui acara itu, para pemimpin kelompok agama Katolik yang hadir dapat mengenalkan sosok keenam caleg tersebut dalam forum lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan, Sugihartanto berencana membawa hasil acara ini dalam pertemuan rutin bersama para pastur di Keuskupan Agung Semarang pekan ini. Jadi, umat Katolik lebih memahami kebijakan-kebijakan sosial yang sedang diperjuangkan para caleg.</p>
<p style="text-align:justify;">Peran aktif<span id="more-1157"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam pidatonya, Ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kota Semarang Yohanes Kuswarih Samudro mengatakan, keterlibatan sebagian besar umat Katolik dalam ranah politik masih lemah. Oleh karena itu, forum interaksi antara caleg dan umat menjadi sangat penting.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Setiap pemilu, umat bergantung kepada pastur dalam menentukan pilihannya,&#8221; kata Samudro.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Samudro, mereka akan mengembangkan forum yang melibatkan caleg non-Katolik. &#8220;Forum itu peluang emas bagi para caleg untuk mengenalkan visi dan misi serta terlibat dalam pendidikan politik,&#8221; kata Sugihartanto. (DEN)</p>
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanperempuan.wordpress.com/1157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanperempuan.wordpress.com/1157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanperempuan.wordpress.com/1157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanperempuan.wordpress.com/1157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1157&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/11/kabar-dari-semarang-wawanhati-caleg-katolik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ded0f136f194308eecba58cda9fb2d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tulisanperempuan.files.wordpress.com/2009/03/p3080238.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">p3080238</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Properempuan,Investasi Sangat Menguntungkan</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/07/properempuaninvestasi-sangat-menguntungkan/</link>
		<comments>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/07/properempuaninvestasi-sangat-menguntungkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 10:01:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[internasional]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanperempuan.wordpress.com/?p=1153</guid>
		<description><![CDATA[Jawa Pos Sabtu, 07 Maret 2009
Menyambut Peringatan Hari Perempuan Sedunia 8 Maret Besok
Properempuan, Investasi Sangat Menguntungkan
Oleh: Hillary Clinton *
Dalam sebuah perjalanan ke Tiongkok sebelas tahun lalu, saya bertemu dengan sejumlah aktivis perempuan yang menceritakan kepada saya upaya-upaya yang mereka lakukan untuk memajukan kaum perempuan di negara mereka. Mereka memberikan sebuah gambaran yang jelas tentang berbagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1153&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Jawa Pos Sabtu, 07 Maret 2009<br />
Menyambut Peringatan Hari Perempuan Sedunia 8 Maret Besok<br />
Properempuan, Investasi Sangat Menguntungkan<br />
Oleh: Hillary Clinton *<img class="alignleft" src="http://www.jewcy.com/files/images/HillaryClinton.jpg" alt="" width="186" height="216" /></p>
<p>Dalam sebuah perjalanan ke Tiongkok sebelas tahun lalu, saya bertemu dengan sejumlah aktivis perempuan yang menceritakan kepada saya upaya-upaya yang mereka lakukan untuk memajukan kaum perempuan di negara mereka. Mereka memberikan sebuah gambaran yang jelas tentang berbagai tantangan yang dihadapi kaum perempuan: diskriminasi dalam bekerja, layanan kesehatan yang tak memadai, kekerasan dalam rumah tangga, dan adanya sejumlah undang-undang usang yang menghambat kemajuan perempuan.</p>
<p>Saya bertemu kembali dengan sebagian di antara mereka beberapa minggu lalu dalam perjalanan pertama saya ke Asia sebagai Menlu AS. Kali ini saya mendengarkan cerita mereka tentang kemajuan yang dicapai dalam dasawarsa terakhir. Meskipun telah ada sejumlah langkah maju yang penting, para perempuan Tiongkok itu sangat yakin bahwa masih ada berbagai tantangan dan ketidaksetaraan sebagaimana yang juga ditemukan di banyak negara lain.</p>
<p>Saya sudah sering mendengar cerita-cerita serupa dari berbagai belahan dunia seiring dengan upaya kaum perempuan dalam mencari peluang untuk berpartisipasi secara penuh dalam kehidupan politik, ekonomi, dan budaya di negara mereka. Pada 8 Maret, yang merupakan Hari Perempuan Sedunia, kita memiliki peluang untuk mengevaluasi kemajuan yang telah kita raih dan juga tantangan yang ada di depan, serta memikirkan tentang peran penting yang harus dimainkan kaum perempuan dalam membantu menyelesaikan berbagai tantangan global yang sangat kompleks pada abad ke-21 itu.<span id="more-1153"></span></p>
<p>Hari ini kita lihat lebih banyak perempuan yang menjadi pemimpin dalam pemerintahan, bisnis, maupun lembaga swadaya masyarakat dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Namun, selain kabar gembira itu, ada kabar buruknya. Sebagian besar di antara populasi dunia yang miskin, kelaparan, dan tak berpendidikan adalah kaum perempuan. Mereka masih rawan menjadi korban pemerkosaan sebagai taktik perang dan eksploitasi oleh para pedagang manusia di berbagai wilayah dunia dalam sebuah bisnis kriminal yang menghasilkan jutaan dolar.</p>
<p>Pembunuhan demi kehormatan, penyiksaan fisik, sunat perempuan, dan praktik-praktik kasar lain yang merendahkan martabat wanita masih dibiarkan di banyak negara hingga hari ini. Baru beberapa bulan lalu seorang gadis kecil di Afghanistan sedang menuju ke sekolahnya ketika sekelompok pria menyiramkan cairan asam ke wajahnya -yang mengakibatkan cacat permanen pada matanya- hanya karena mereka tak suka melihat gadis tersebut mengenyam pendidikan. Upaya mereka meneror gadis tersebut beserta keluarganya gagal. Kata gadis itu, &#8221;Orang tua saya menyuruh saya tetap bersekolah, meskipun saya harus dibunuh gara-gara itu.&#8221;</p>
<p>Keberanian dan kebulatan tekad gadis tersebut semestinya menjadi inspirasi bagi kita semua -laki-laki maupun perempuan- untuk terus bekerja keras demi memastikan bahwa para gadis dan perempuan dewasa diberikan hak-hak dan kesempatan yang layak mereka terima.</p>
<p>Masalah global sangat besar dan rumit untuk diselesaikan tanpa partisipasi penuh dari kaum perempuan. Memperkuat hak-hak perempuan bukan hanya sebuah kewajiban moral yang berkelanjutan. Itu juga merupakan keharusan seiring dengan krisis ekonomi global yang kita hadapi, meluasnya terorisme dan senjata nuklir, konflik regional yang mengancam keluarga dan masyarakat, serta perubahan iklim dan bahaya yang muncul terhadap kesehatan dan keamanan dunia.</p>
<p>Semua tantangan itu menuntut semua yang kita miliki. Kita tidak akan bisa menyelesaikan semua tantangan tersebut hanya dengan langkah yang setengah-setengah. Bahkan, pada isu-isu tersebut dan isu yang lain, separo dunia tertinggal.</p>
<p>Khusus di tengah krisis finansial ini, kita harus ingat hasil-hasil penelitian yang menunjukkan bahwa mendukung kaum perempuan adalah investasi yang sangat menguntungkan, yang menghasilkan ekonomi yang kuat, masyarakat sipil yang lebih dinamis, masyarakat yang lebih sehat, serta perdamaian dan stabilitas yang lebih luas. Dan, berinvestasi pada kaum perempuan adalah satu cara untuk mendukung generasi akan datang; perempuan menghabiskan sebagian besar pemasukannya untuk makanan, pengobatan, dan biaya sekolah bagi anak-anak.</p>
<p>Bahkan, di negara-negara maju kekuatan penuh ekonomi perempuan belum terwujud sepenuhnya. Perempuan di banyak negara masih menerima upah jauh lebih kecil daripada kaum pria untuk pekerjaan yang sama -sebuah jurang yang akan diakhiri oleh Presiden Obama di Amerika Serikat tahun ini ketika dia menandatangani Lilly Ledbetter Fair Pay Act, yang menegaskan kemampuan perempuan untuk menghadapi ketidaksetaraan pengupahan.</p>
<p>Perempuan harus diberi kesempatan untuk bekerja, mendapatkan upah yang adil, akses ke pinjaman, dan membangun usaha. Mereka berhak atas kesetaraan di arena politik, dengan akses yang setara di kotak suara dan kebebasan untuk mengajukan petisi kepada pemerintah mereka serta menduduki jabatan di pemerintahan. Mereka punya hak untuk memperoleh layanan kesehatan bagi diri mereka dan keluarga mereka, serta hak untuk menyekolahkan anak mereka -laki-laki dan perempuan. Mereka juga berperan sangat penting dalam menciptakan perdamaian dan kestabilan di seluruh dunia. Di daerah yang tercabik oleh perang, kaum perempuan kerap menjadi pihak yang menemukan cara untuk menjembatani perbedaan dan menemukan hal-hal yang membawa pada persatuan.</p>
<p>Dengan lawatan saya ke seluruh dunia dalam posisi saya yang baru, saya akan selalu mengingat perempuan-perempuan yang pernah saya temui di setiap negara; perempuan yang telah berjuang melawan kesulitan besar untuk mengubah undang-undang sehingga mereka bisa memiliki harta benda, mempunyai hak dalam perkawinan, bersekolah, membiayai keluarga mereka, bahkan bertindak sebagai penjaga perdamaian.</p>
<p>Dan, saya akan menjadi pendukung yang kuat -bekerja sama dengan rekan sejawat saya di negara lain serta lembaga swadaya masyarakat, kelompok bisnis, dan perorangan- untuk terus mengedepankan isu-isu ini sehingga dunia akan semakin erat yang akhirnya mewujudkan janji secara penuh pada perempuan dewasa dan anak-anak perempuan.** *</p>
<p>*) Menteri Luar Negeri Amerika Serikat</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanperempuan.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanperempuan.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanperempuan.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanperempuan.wordpress.com/1153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1153/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1153&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/07/properempuaninvestasi-sangat-menguntungkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ded0f136f194308eecba58cda9fb2d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.jewcy.com/files/images/HillaryClinton.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ide Gila untuk Indonesia</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/07/ide-gila-untuk-indonesia/</link>
		<comments>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/07/ide-gila-untuk-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 05:03:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[capres]]></category>
		<category><![CDATA[hanura]]></category>
		<category><![CDATA[miskin]]></category>
		<category><![CDATA[wiranto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanperempuan.wordpress.com/?p=1150</guid>
		<description><![CDATA[Kalau apatisme sudah menggigit suatu bangsa, kadang diperlukan ide gila … dan orang-orang gila yang mau melakukannya. Kabar buruknya belum tentu banyak yang mau ikut ide pak Wiranto, kabar baiknya masih ada yang mau bergabung dengan ide gilanya … ya sang pemilik website lah. [RA]

DETIKCOM Jakarta &#8211; Agaknya, Wiranto benar-benar siap melawan SBY dalam pemilihan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1150&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kalau apatisme sudah menggigit suatu bangsa, kadang diperlukan ide gila … dan orang-orang gila yang mau melakukannya. Kabar buruknya belum tentu banyak yang mau ikut ide pak Wiranto, kabar baiknya masih ada yang mau bergabung dengan ide gilanya … ya sang pemilik website lah. [RA]</p>
<div class="text_box">
<p><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2009/03/07/021418/1095826/700/siap-lawan-sby-wiranto-tawarkan-terobosan-gila"><img class="alignleft" src="http://pemilu.detiknews.com/images/content/2009/03/06/700/wirantodlm.jpeg" alt="" width="138" height="138" />DETIKCOM</a> Jakarta &#8211; Agaknya, Wiranto benar-benar siap melawan SBY dalam pemilihan presiden 2009 mendatang. Capres asal Partai Hanura itu telah menyiapkan terobosan gila jika terpilih menjadi orang nomor satu di negeri ini.</p>
<p>“Kita harus berani melakukan terobosan-terobosan gila. Kalau tidak, kita hanya akan melestarikan kesengsaraan yang selama ini dirasakan rakyat. Misalnya, berani melakukan moratorium utang luar negeri,” kata Wiranto. Hal itu disampaikan Wiranto saat berpidato manifesto ekonomi politiknya di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (7/3/2009).</p>
<p>Menurut Wiranto, Harkat dan martabat bangsa indonesia yang pernah harum dan ditakuti oleh dunia internasional pada zaman Soekarno dan Soeharto harus dikembalikan. Untuk itulah, Wiranto siap berada di garda depan perubahan keraha yang lebih baik itu.</p>
<p>“Kita harus mengembalikan harkat dan martabat bangsa indonesia. Kita masih punya banyak aset baik sumberdaya alam, sumber daya manusia. Kalau aset-aset itu dikelola dengan baik dan benar, tidak ada alasan kita jadi pecundang di era global ini,” kata Wiranto dengan ber api-api yang disambut tepuk tangan hadirin.</p>
<p>Bagi Wiranto, jabatan presiden bukanlah rejeki yang harus disyukuri. Tetapi, amanat yang menjadi beban untuk dilaksanakan sebaik-baiknya. Karena itulah, seorang pemimpin harus berani menggung resiko apapun untuk menjalankan amnat itu, termasuk mengorbankan harta dan jiwanya.<span id="more-1150"></span></p>
<p>“Disini saya ingin ingatkan kepada semuanya termasuk yang sudah memimpin. Bahwa jabatan itu bukan rezeki, tetapi amanat dan pemberian. Karena itu, seorang pemimpin harus berani bertindak tegas,lugas dan berani berkorban,” paparnya.</p>
<p>Menurut mantan capres 2004 lalu ini, bangsa Indonesia saat ini sedang mengalami sakit parah. Untuk itu harus dilakukan pengobatan alternatif dengan melakukan perubahan yang mendasar jika ingin sembuh menjadi bangsa yang sehat yang adil dan makmur.</p>
<p>“Apakah anda semua ingin makmur. Saya yakin semua akan menjawab ya, marilah kita menjadi bangsa yang jujur pada rakyat dan tuhan. Bahwa bangsa ini sedang sakit. Di kawasan Asia saja, Indonesia masih tergolong negara tertinggal,” paparnya.</p>
<p>“Akibat kemiskinan, seorang anak bunuh diri karena tidak bisa membayar uang sekolah. Ini potret telanjang di depan mata kita. Kita ini telah menjadi negeri yang sudah terbelah. Tetapi kita tidak boleh menyerah. Kita harus melakukan perubahan. Tidak bisa ditunda lagi karena<br />
akan semkain sulit nanti kita memperbaiki,” pintanya.</p>
<p>“Saya akan menempatkan diri saya sebagai bagaian atau ujung perubahan ini sendiri,” pungkas Wiranto yang disambut tepuk tangan.    ( yid / ken )</p>
<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Cetak-mencetak buku sepertinya sudah menjadi tradisi para politisi menjelang pemilu. Malam ini capres Partai Hanura Wiranto meluncurkan dua buku yang berisi pemikiran-pemikirannya di bidang politik dan ekonomi.</p>
<p>Buku pertama berjudul ‘Meluruskan Jalan Demokrasi’ dan yang lain berjudul ‘Melepas Jalan Baru Ekonomi Indonesia’. Kedua sampul buku tersebut didominasi warna putih dan kuning khas bendera Hanura.</p>
<p>Selain dihadiri ratusan kader Hanura, acara peluncuran yang berlangsung di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jumat (6/3/2009) ini juga dihadiri oleh beberapa capres. Antara lain Rizal Ramli, Marwah Daud Ibrahim, dan Yuddy Chrisnandi. Turut hadir juga Ryas Rasyid, Roy BB Janis, WS Rendra dan Subagyo AS.</p>
<p>“Saya meluncurkan dua buah buku ini tentang pemikiran politik dan ekonomi saya, karena selama 11 tahun reformasi ini negara kita ternyata masih amburadul,” kata Wiranto.</p>
<p>Ia juga berharap terobosan pemikirannya dalam kedua buku tersebut dapat memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia saat ini.</p>
<p>“Saya melihat juga kondisi politik dan ekonomi sangat mengkhawatirkan, oleh karena itu saya memberikan pemikiran yang tegas dan berani,” pungkasnya.</p></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanperempuan.wordpress.com/1150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanperempuan.wordpress.com/1150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanperempuan.wordpress.com/1150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanperempuan.wordpress.com/1150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1150&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/07/ide-gila-untuk-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ded0f136f194308eecba58cda9fb2d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pemilu.detiknews.com/images/content/2009/03/06/700/wirantodlm.jpeg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Media: Best (bukan Bad) news is good news</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/02/media-best-bukan-bad-news-is-good-news/</link>
		<comments>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/02/media-best-bukan-bad-news-is-good-news/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 05:42:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[sosial masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[poligamim televisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanperempuan.wordpress.com/?p=1145</guid>
		<description><![CDATA[Media merupakan cerminan apa yang menjadi nilai-nilai yang dipahami dan hidup atau dihidupkan ditengah masyarakat.

Apa yang ditayangkan di satu media dalam satu komunitas dapat dipahami sebagai kultur budaya bangsa tersebut. Hal ini bisa kita lihat di pertelevisian di negara-negara lain. Negara bisa mengatur apa yang ada dan boleh ditayangkan dalam media sebagai sarana pencerdasan bangsa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1145&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Media merupakan cerminan apa yang menjadi nilai-nilai yang dipahami dan hidup atau dihidupkan ditengah masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://3.bp.blogspot.com/_eGNzDkyd_pg/SH8YPWO0AII/AAAAAAAAAI0/-KQyMJt3Uu4/s320/Nonton+TV1.jpg" alt="" width="200" height="127" /></p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang ditayangkan di satu media dalam satu komunitas dapat dipahami sebagai kultur budaya bangsa tersebut. Hal ini bisa kita lihat di pertelevisian di negara-negara lain. Negara bisa mengatur apa yang ada dan boleh ditayangkan dalam media sebagai sarana pencerdasan bangsa dan juga penanaman nilai-nilai suatu bangsa.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Sayangnya media televisi, cetak dan elektronik di Indonesia belum sampai pada misi mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Nilai-nilai luhur belum tampak pada apa yang ditulis dan disampaikan media. Apa yang disajikan di saat ‘prime time’ sungguh jauh panggang dari api. Semua pada dasarnya berakhir pada muara iklan, apapun yang mendatangkan uang terbanyak lah yang dipilih. Bad news is good news : itulah yang menjadi bahasa bisnis media.</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah saatnya kita memberi perhatian khusus agar media memiliki paradigma ” Best news is good news” agar setiap media berlomba menyajikan yang terbaik serta menanamkan nilai-nilai luhur bagi bangsa Indonesia khususnya bagi anak-anak dan generasi muda yang orang tuanya bernama “televisi dan internet”. Ini semua tergantung keseriusan lembaga terkait termasuk para pimpinan media dan juga kelompok masyarakat yang ingin memberikan perhatian khusus bagi media.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut hanyalah contoh bagaimana nilai poligami akan ditanamkan melalui media pada anak-anak dan generasi muda. Masih kah kita berdiam diri? Tanpa perlu melarang, kita pun bisa bertindak dengan memboikot tidak membeli CD nya dan menonton tayangan televisi yang bertentangan dengan undang-undang bahkan bertentangan dengan nilai moral bangsa.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Diskriminasi terhadap perempuan Musisi Ahmad Dani Suarakan Poligami<span id="more-1145"></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&amp;id=545">Suara Pembaruan </a>[JAKARTA] Koordinator Divisi Perubahan Hukum Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Umi Farida mengecam musisi Ahmad Dhani yang akan segera merilis lagu Madu 3.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain lagu tersebut dianggap mengkampanyekan perilaku poligami, juga secara tidak langsung berpotensi melanggar Pasal 3, 4 dan 5 Undang-Undang No1 tahun 1974 Tentang Perkawinan (UU Perkawinan).</p>
<p style="text-align:justify;">“Lagu tersebut sarat dengan diskriminasi dan kekerasan. Menyuarakan perselingkuhan dan poligami. Memangnya dia tidak menganggap peraturan dan kasus-kasus yang terjadi di Indonesia, ya?,” ucap Umi kepada SP, di Jakarta, Jumat (27/02).</p>
<p style="text-align:justify;">Pasal-pasal yang dilanggar dalam UU Perkawinan, di antaranya Pasal 3 Ayat (1) yang menentukan, seorang pria hanya boleh memiliki seorang istri dan sebaliknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian Pasal 4 dan 5 yang menyatakan bahwa seorang suami hanya boleh memiliki istri lebih dari satu orang dengan syarat dan ketentuan tertentu. “Lha lagunya Dhani kan bukan atas alasan itu, tapi untuk hepi-hepi, ini namanya kampanye untuk berpoligami, ” tukasnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena itu, dia berharap Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta Swasono yang berwenang terhadap kasus semacam ini turut mengambil tindakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu pun Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dapat turut mendukung penolakan beredarnya lagu Ahmad Dhani, yang belum lama ini meluncurkan album “Republik Cinta”.</p>
<p style="text-align:justify;">Umi mengutip lirik dalam lagu tersebut yang berbunyi “Mesti pandai pembohong, Mesti pandai temberang” pun tak urung adalah sebuah contoh pelajaran buruk yang disuarakan oleh Dhani.</p>
<p style="text-align:justify;">“Padahal angka kekerasan dan kejahatan dalam perkawinan sejak 2007 hingga 2008 meningkat tajam hingga 500 persen. Yang mengadu ke LBH kami saja untuk kasus perselingkuhan sebanyak 51 kasus dan poligami sebanyak 36 kasus. Ini baru yang berani melapor.Nah yang belum, kan banyak sekali,” tuturnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia pun mempertanyakan sikap Dhani yang terkesan menggulirkan kampanye yang provokatif melalui lagu itu dengan memicu orang untuk berpoligami.</p>
<p style="text-align:justify;">Menanggapi itu, penasihat hukum Ahmad Dhani, Syamsul Huda mengingatkan LSM APIK tidak sembarangan meminta larangan beredar lagu Madu 3. “Terlalu sempit orang menilai bahwa lagu ini tidak mendidik. Justru sebaliknya. Syair-syair lagu terebut memberikan pendidikan bahwa untuk beristri dua atau</p>
<p style="text-align:justify;">tiga bukanlah hal yang mudah. Lagu ini mengingatkan bahwa tidak semua yang dipikirkan orang mudah, hasilnya akan mudah pula,” katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut dia, pernyataan yang menyerukan agar lagu tersebut dilarang beredara merupakan perbuatan yang gegabah dan melanggar hak asasi seseorang. [DDS/M-7]</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanperempuan.wordpress.com/1145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanperempuan.wordpress.com/1145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanperempuan.wordpress.com/1145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanperempuan.wordpress.com/1145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1145/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1145&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/03/02/media-best-bukan-bad-news-is-good-news/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ded0f136f194308eecba58cda9fb2d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_eGNzDkyd_pg/SH8YPWO0AII/AAAAAAAAAI0/-KQyMJt3Uu4/s320/Nonton+TV1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Percepatan Pembangunan di Jateng 5 tahun kedepan : mungkinkah?</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/02/27/percepatan-pembangunan-di-jateng-5-tahun-kedepan-mungkinkah/</link>
		<comments>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/02/27/percepatan-pembangunan-di-jateng-5-tahun-kedepan-mungkinkah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 21:47:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[pilgub]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanperempuan.wordpress.com/?p=1143</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini pemerataan pembangunan masih belum dirasakan manfaatnya oleh rakyat banyak. Sebagai contoh pertumbuhan ekonomi di Jateng 4,1 % (Juli 2008 BPS)untuk sektor pertanian tidak diikuti dengan naiknya NTP (Nilai Tukar Petani) yang hanya 94,24 dibawah 100; artinya petani masih nombok di satu masa tanam. Dengan kata lain harga beras yang tinggi belum membuat petani [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1143&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://www.geocities.com/kerajinan_jateng/images/peta/jatengdiytotal_k.jpg" alt="" width="200" height="136" /><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Saat ini pemerataan pembangunan masih belum dirasakan manfaatnya oleh rakyat banyak. Sebagai contoh pertumbuhan ekonomi di Jateng 4,1 % (Juli 2008 BPS)untuk sektor pertanian tidak diikuti dengan naiknya NTP (Nilai Tukar Petani) yang hanya 94,24 dibawah 100; artinya petani masih nombok di satu masa tanam. Dengan kata lain harga beras yang tinggi belum membuat petani menjadi sejahtera. Demikian juga hasil jajak pendapat yang sering diadakan Kompas Jateng dari segi kepuasan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi, penanggulangan kemiskinan, penanganan buruh dan PKL, pengangguran, kesehatan, pendidikan, infrastruktur serta perlindungan alam dan lingkungan. Puncak rendahnya kepercayaan rakyat terhadap hasil pembangunan juga terlihat dengan tingginya persentase golput, bahkan di Kudus mencapai 69 % saat Pilgub Jateng (www.inilah.com 22/06). <span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Untuk dapat melakukan percepatan pembangunan dalam waktu 5 tahun (2009-2014) ada tiga tugas besar yang harus dilakukan bagi Jawa Tengah. Tugas terpenting saat ini adalah mengembalikan kepercayaan rakyat terutama kepada pemerintah dan parlemen melalui PEMILU. Kebijakan yang diambil kepala daerah dan anggota legislatif terpilih dalam 100 hari pertama sangat menentukan karena krisis global adalah tantangan pertama yang dihadapi semua orang termasuk penduduk Jawa <span> </span>Tengah. </span></p>
<p><span id="more-1143"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Langkah pertama, para anggota legislatif dan yudikatif perlu menuntaskan berbagai kasus korupsi yang tidak tebang pilih bagi pemulihan kepercayaan rakyat. RUU Tipikor salah satu parameter keseriusan dalam pemberantasan korupsi. Ketegangan yang terjadi antara Gubernur dan DPRD dalam kasus dana aspirasi (bantuan sosial) perlu dituntaskan secara hukum. Pemerintah daerah dituntut untuk profesional dan terbuka, melakukan transformasi birokrasi dengan menerapkan Good Corporate Governance, misalnya dengan merampingkan proses birokrasi dengan menerapkan e-Government. <!--more--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Langkah kedua, fungsi pengawasan perlu ditingkatkan dengan transparan dan akuntabel oleh legislatif yang bermitra dengan pemerintah pusat sampai daerah. Sebagai anggota PBB, Indonesia perlu menunjukkan keseriusannya di mata dunia dalam pengentasan kemiskinan. Program Millenium Development Goal (MDG) yang dicanangkan di tahun 1990 akan berakhir di tahun 2015 dimana salah satu dari 8 parameter adalah<span> </span>menekan angka kemiskinan di dunia sebesar 50 %. <span> </span>Indonesia menargetkan angka kemiskinan nasional <span> </span>7,5 % di tahun 2015 dalam waktu tersisa 6 tahun lagi. Sementara laporan yang disampaikan Presiden RI di tahun 2007 Indonesia masih bertengger di angka kemiskinan nasional 16,6 % lebih tinggi dari tahun 1990 sebesar 15,1 %. Sementara untuk Jateng dilaporkan tingkat kemiskinan provinsi 20,43% dimana terdapat 3,17 juta RTM Rumah Tangga Miskin, sangat jauh dari target nasional 7,5 %. Kalau saja seluruh parameter dalam MDG ini diturunkan sampai ke 29 kabupaten di Jawa Tengah menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam mengurangi angka kemiskinan, maka fungsi pengawasan dapat diflokuskan pada kabupaten yang masih jauh dari target MDG. Dengan memahami parameter MDG, pemda juga dapat mengajak keterlibatan entitas lintas provinsi melalui pemanfaatan dana CSR Corporate Social Responsibility. Keberhasilan langkah-langkah ini tentunya dapat menjadi salah satu faktor menarik investor asing, sebagai bonus bagi kepala daerah tingkat kabupaten dalam menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tugas kedua adalah prioritas sektor pertanian dimana Jateng merupakan tiga besar di Indonesia dengan panen per tahun bisa mencapai 8,5 juta ton gabah kering giling, Tapi ironisnya sebagian besar keluarga pra sejahtera di pedesaan Jawa Tengah masih menggantungkan hidupnya sebagai buruh tani dan petani gurem. Mereka perlu diperlakukan sebagai subyek yang harus diberdayakan. Memberi kepercayaan kepada kaum miskin untuk bangkit melawan kemiskinannya, seperti apa yang dilakukan Grameen Bank, justru berdampak pada ketahanan nasional. Sektor yang perlu diperhatikan juga adalah UMKM yang terbukti lebih tahan terhadap krisis global dan resesi bahkan mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak dengan modal yang lebih sedikit. Kebijakan tentang Pembaruan Agraria Nasional untuk meminjamkan tanah negara kepada petani buruh dan petani gurem sangat diharapkan karena berdampak besar bagi kemandirian petani. Petani mandiri adalah petani yang hidupnya sejahtera, mampu menghasilkan lebih banyak di setiap masa tanam. Mereka hidup tidak hanya dari satu macam produk pertanian, tapi juga peternakan bahkan bila meningkat pada pertanian organik yang ramah lingkungan justru merambah potensi ekspor. Maka perhatian bagi UMKM di sektor pertanian akan memberikan multiplier efek karena dekat dengan SDA dan SDM di kawasan pedesaan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tugas ketiga adalah menumbuhkan kebersamaan antara 4 pilar demokrasi : legislatif, eksekutif, yudikatif dan peran media dalam menyampaikan informasi timbal balik antara semua stakeholder yang terlibat. Bukan ‘bad news is good news’ tapi konsep ‘best news is good news’. Melalui berbagai media bisa disampaikan pencapaian pembangunan serta berbagai ‘lesson learned’ ataupun ‘benchmark’ antar kabupaten di Jawa Tengah <span> </span>agar berpacu memberikan yang terbaik bagi rakyat. Nilai gotong royong dalam kebersamaan untuk membangun bangsa yang mandiri dan sejahtera merupakan dasar kebangkitan nasional yang kedua, bukan hanya tugas para pemimpin tapi juga melibatkan kelompok masyarakat yang sudah mampu dan mapan untuk ikut perduli akan nasib bangsa ini. Maka menumbuhkan kepedulian sosial di tingkat entitas melalui Corporate Social Responsibility dan juga di tingkat komunitas : Community Social Responsibility perlu disosialisasikan dan diapresiasi tanpa bermaksud menggantikan tugas utama pemerintah dalam menjamin kesejahteraan rakyat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dengan melakukan tiga tugas utama tadi diharapkan dalam 5 tahun kedepan, Jawa Tengah mampu melakukan percepatan pemerataan pembangunan di berbagai kabupaten. Konsekwensi lainnya menuntut keterlibatan rakyat Jateng dalam PEMILU dalam menentukan kualitas para pembuat kebijakan pembangunan. Rakyat harus benar-benar menggunakan hak pilihnya lebih baik daripada saat PilGub. Karakter dan pribadi seseorang tidak mudah berubah dalam waktu satu tahun,<span> </span>sehingga kalau rakyat ingin memilih caleg yang incumbent, pastikan mereka tidak masuk daftar politikus busuk. Kalau ingin memilih caleg yang belum<span> </span>pernah menjabat,<span> </span>perhatikan riwayat hidupnya 5 tahun terakhir.<span> </span>Semoga semua pemimpin yang terpilih disetiap pilkada dan pemilu, berani menunjukkan komitmen dengan menggunakan hati nuraninya agar dapat mengubah jeritan rakyat menjadi senyuman. </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanperempuan.wordpress.com/1143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanperempuan.wordpress.com/1143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanperempuan.wordpress.com/1143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanperempuan.wordpress.com/1143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1143/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1143&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/02/27/percepatan-pembangunan-di-jateng-5-tahun-kedepan-mungkinkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ded0f136f194308eecba58cda9fb2d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.geocities.com/kerajinan_jateng/images/peta/jatengdiytotal_k.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pernyataan Pers Institut Perempuan: Hari PRT 15 Feb</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/02/19/pernyataan-pers-institut-perempuan-hari-prt-15-feb/</link>
		<comments>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/02/19/pernyataan-pers-institut-perempuan-hari-prt-15-feb/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 20:12:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[sosial masyarakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanperempuan.wordpress.com/?p=1136</guid>
		<description><![CDATA[ Sebelum membicarakan Hak Azasi Manusia (HAM), marilah kita tengok bagaimana kita sendiri berperilaku sejalan dengan HAM dalam ruang lingkup domestik, rumah kita sendiri. Terutama bagaimana kita bersikap kepada orang-orang upahan yang paling dekat, yaitu para Pekerja Rumah Tangga (PRT).
Mereka yang sebagian besar perempuan tidak punya pilihan lain, karena kesulitan ekonomi   lebih baik pergi ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1136&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><a href="http://id.media2.88db.com/DB88UploadFiles/2008/01/16/B8AB4891-EA38-44FD-9856-C4758B2C9FBD.jpg"><img class="alignleft" src="http://id.media2.88db.com/DB88UploadFiles/2008/01/16/B8AB4891-EA38-44FD-9856-C4758B2C9FBD.jpg" alt="" width="176" height="199" /></a> Sebelum membicarakan Hak Azasi Manusia (HAM), marilah kita tengok bagaimana kita sendiri berperilaku sejalan dengan HAM dalam ruang lingkup domestik, rumah kita sendiri. Terutama bagaimana kita bersikap kepada orang-orang upahan yang paling dekat, yaitu para Pekerja Rumah Tangga (PRT).</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka yang sebagian besar perempuan tidak punya pilihan lain, karena kesulitan ekonomi   lebih baik pergi ke kota dan bekerja sebagai PRT, daripada dinikahkan di kampung. Sedihnya lagi kalau mereka harus menikah, maka kenikmatan memegang sedikit uang itu akan hilang dengan berakhirnya masa lajang. Maka banyak yg menghadapi dilema antara bekerja sebagai PRT atau menikah.</p>
<p style="text-align:justify;">Usulan memberikan libur satu hari hanyalah salah satu cara bagaimana kita memperlakukan para PRT secara manusiawi. Mereka juga perlu libur dan sejenak mengendurkan syaraf,  seperti kita juga yang sudah stress bekerja sepanjang minggu ingin juga punya waktu santai sejenak.  Tetapi yang lebih penting saya rasa, bagaimana bukan hanya memberikan libur sehari dalam seminggu, tapi juga memberikan solusi apa yang akan dilakukan saat mereka libur. Apakah untuk kegiatan konsumtif atau produktif?Apa usaha kita untuk membantu satu orang, PRT di rumah kita, agar nanti setelah tidak lagi menjadi PRT ia tetap mampu memiliki penghasilan dengan tidak meninggalkan kodratnya sebagai perempuan dan menikah.</p>
<p style="text-align:justify;">Memberikan wawasan pola pikir manajemen keuangan keluarga, melatih menabung dan membelanjakan gajinya dengan bijak, misalnya menyicil beli kambing di kampung daripada beli HP, serta memberi ketrampilan khusus selagi masih tinggal bersama kita, adalah salah satu cara menghargai PRT untuk menjadi manusia yang mandiri nantinya. Bukan cita-citanyalah untuk menjadi PRT, tapi semoga ia berani punya cita-cita menjadi manusia yang juga bisa berguna bagi orang lain. Mari berdayakan para PRT kita untuk menjadi manusia mandiri (RA)</p>
<p style="text-align:justify;">=====================================================</p>
<p style="text-align:justify;">Pernyataan Pers INSTITUT PEREMPUAN dalam rangka Peringatan<br />
Hari Pekerja Rumah Tangga Nasional 15 Februari:<br />
”Wujudkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT)<br />
yang berbasiskan HAM”<span id="more-1136"></span></p>
<p>Berdasarkan survei ILO IPEC(2003), jumlah pekerja rumah tangga (PRT) di Indonesia mencapai 2,5 juta, dengan sebaran kerja meliputi: DKI Jakarta dengan jumlah terbesar: 801.566; Jawa Timur: 402.762; Jawa Tengah: 399.159; Jawa Barat: 276.939; Banten: 100.352; Bali: 99.277; Sulawesi Selatan: 62.237; Lampung: 60.461; DIY: 39.914, serta propinsi lain seperti: Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dengan jumlahnya tidak terpaut jauh. Jumlah ini meningkat dari tahun ke tahun dan menunjukan PRT merupakan salah satu pilihan pekerjaan – terutama perempuan &#8211; di tengah situasi perekonomian dan lapangan pekerjaan yang semakin sulit.</p>
<p style="text-align:justify;">UUD 1945 Amandemen 1-4 menyebutkan bahwa “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum” (Pasal 28D ayat (1)) dan “Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja.” (Pasal 28 D ayat (2)). Namun demikian, dalam realitasnya, PRT rentan mengalami berbagai bentuk kekerasan dan pelanggaran HAM: kekerasan ekonomi seperti upah yang ditunda, upah yang dipotong dan upah yang tak dibayarkan; kekerasan fisik diantaranya eksploitasi jam kerja, beban kerja yang berat, peristiwa pemukulan, penganiyaan; kekerasan psikis: perendahan, pelecehan, pembatasan ruang gerak, sosialisasi; serta pelecehan seksual. Sementara di sisi lain perlindungan hukum tidak mengakui dan mengakomodasinya dan budaya yang ada menganggap rendah pekerjaan PRT. Kondisi ini yang semakin memberi ruang sistematis bagi pelanggaran hak-hak yang dialami oleh PRT.<br />
Melihat kondisi kerentanan yang dialami oleh PRT, sangat penting untuk membangun sistem perlindungan bagi PRT. Hal ini dapat ditempuh dengan merumuskan peraturan perundang-undangan tentang perlindungan PRT yang berbasis HAM, khususnya hak-hak pekerja dan hak perempuan, serta mengembangkan kultur yang mengakui dan menghargai jenis pekerjaan dan keberadaan PRT.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kaitan membangun sistem perlindungan PRT, baik secara kultural dengan mengembangkan dukungan masyarakat dan secara struktural dengan melahirkan kebijakan perlindungan PRT, maka INSTITUT PEREMPUAN, tergabung dalam Jaringan Nasional Advokasi untuk Perlindungan PRT (JALA PRT) mengkampanyekan tanggal 15 Februari sebagai Hari PRT Nasional. Penetapan Hari PRT Nasional 15 Februari dilatarbelakangi peristiwa penganiayaan PRT anak bernama Sunarsih (15 tahun) pada 15 Februari 2001 dan bangkitnya advokasi terhadap PRT di Indonesia karena peristiwa tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena itu, kami, INSTITUT PEREMPUAN, menyerukan:<br />
1. Pemerintah untuk menetapkan 15 Februari sebagai Hari Pekerja Rumah Tangga Nasional<br />
2. DPR dan Pemerintah segera membahas RUU tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga<br />
3. Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk menetapkan 1 hari libur mingguan bagi PRT<br />
4. Segenap komponen masyarakat dan media membangun dan mengembangkan kultur yang memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap PRT</p>
<p>Demi keadilan, kesetaraan dan kemanusiaan,<br />
INSTITUT PEREMPUAN</p>
<p>R. Valentina Sagala, SE, SH, MH<br />
Chairperson of Executive Board<br />
<a rel="tag" href="http://ratnaariani.com/?tag=prt"></a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanperempuan.wordpress.com/1136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanperempuan.wordpress.com/1136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanperempuan.wordpress.com/1136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanperempuan.wordpress.com/1136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1136&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/02/19/pernyataan-pers-institut-perempuan-hari-prt-15-feb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ded0f136f194308eecba58cda9fb2d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.media2.88db.com/DB88UploadFiles/2008/01/16/B8AB4891-EA38-44FD-9856-C4758B2C9FBD.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Fenomena Ponari Sweat</title>
		<link>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/02/18/fenomena-ponari-sweat/</link>
		<comments>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/02/18/fenomena-ponari-sweat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 05:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratna ariani</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sosial masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[miskin]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>
		<category><![CDATA[sembuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanperempuan.wordpress.com/?p=1131</guid>
		<description><![CDATA[Kasus Ponari,  10 thn, asal Jombang bak tabib ajaib menimbulkan keprihatinan tersendiri karena menunjukkan bahwa yang menderita  penyakit akut sebenarnya adalah masyarakat miskin. Sindiran ini pun muncul dalam gambar minuman kaleng yang beredar di berbagai milis. Iman dan logika menjadi tanda tanya besar karena rakyat begitu percayanya dengan batu bertuah.  Hanya dengan merogoh kocek 10 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1131&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img src="/DOCUME~1/Ratna/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /><img class="alignleft size-medium wp-image-1132" title="ponari-sweat" src="http://tulisanperempuan.files.wordpress.com/2009/02/ponari-sweat.jpg?w=168&#038;h=193" alt="ponari-sweat" width="168" height="193" />Kasus Ponari,  10 thn, asal Jombang bak tabib ajaib menimbulkan keprihatinan tersendiri karena menunjukkan bahwa yang menderita  penyakit akut sebenarnya adalah masyarakat miskin. Sindiran ini pun muncul dalam gambar minuman kaleng yang beredar di berbagai milis. Iman dan logika menjadi tanda tanya besar karena rakyat begitu percayanya dengan batu bertuah.  Hanya dengan merogoh kocek 10 ribu sebesar jatah makan sekeluarga hari itu, mereka mau melakukan apa saja bahkan ada beberapa korban tewas untuk mendapatkan air sisa celupan batu bertuah &#8211; asal bisa sembuh dan bisa bekerja lagi. Dalam keadaan miskin, seseorang kepala keluarga yang sakit tidak akan punya penghasilan untuk membayar makan hari itu. Untuk makan saja susah, apalagi untuk membayar obat yang di puskesmas tidak ada dan harus ke rumah sakit yang jauh dan mahal pula. Maka disaat ada peluang untuk sembuh instan dengan biaya murah, maka itulah salah satu pengobatan alternatif yang ada. Itulah kabar baik yang ingin mereka dengar: si sakit bisa sembuh. Kabar buruknya : belum bisa dilakukan saat ini.</p>
<p>Dalam kondisi saat ini, dimana pemerintah belum mampu menekan biaya medis sehingga masih terasa mahal bagi mereka yang kurang mampu. Suburnya pengobatan alternatif memberikan harapan untuk sembuh, apalagi instan dan murah, menjadi pilihan banyak orang saat. <span id="more-1131"></span>Pemerintah tetap harus memantau fenomena pengobatan alternatif ini sepanjang dapat dipertanggungjawabkan secara medis. Karena kelalaian bisa saja terjadi dan nyawa manusia adalah taruhannya. Sementara itu Pemerintah tetap berkewajiban   menjamin tersedianya tempat pelayanan kesehatan terutama tersedianya obat-obatan dan tenaga paramedis berkualitas di lokasi yang terjangkau masyarakat. Program Jamkesmas perlu dipantau pelaksanaannya sehingga mereka yang sungguh-sungguh tidak mampu dapat terlayani dengan cepat dan tidak terlambat.</p>
<p>Sedangkan para ahli agama perlu menyikapi fenomena pengobatan alternatif ini dari sisi keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta. Kita bisa menghargai kesehatan kalau kita pernah merasakan sakit. Maka dalam keadaan sakit pun umat didampingi dan dikunjungi untuk diajak bersikap tawakal, tetap tabah dan berusaha mencari kesembuhan sesuai dengan kaidah keimanan. Yang sehat pun harus bertanggungjawab dan senantiasa bersyukur untuk terus menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat.</p>
<p>Walaupun demikian tanggungjawab kita pribadi juga perlu ditunjukkan untuk memiliki gaya hidup sehat dan menjaga kesehatan lingkungan tempat tinggal. Suatu komunitas yang penduduknya banyak menderita penyakit serupa perlu memiliki kesadaran untuk menjaga dan memelihara kesehatan lingkungan. Mungkinkah kualitas air dan sarana sanitasi memadai, ataukah masih banyak genangan air dan rawa disekitar yang menjadi sarang nyamuk? Apakah anak-anak menderita ISPA dan memiliki berat badan kurang?  Maka segala upaya melakukan edukasi pola hidup sehat harus terus diupayakan oleh berbagai pihak, bukan hanya pemerintah. Masyarakat yang mandiri dapat turut berpartisipasi aktif dalam memelihara kesehatan lingkungan.</p>
<p>Mari ijinkan Ponari bersekolah dan bermain layaknya anak-anak seusianya,  ia juga adalah anak kita juga yang tidak layak di eksploitasi bahkan menjadi obyek ekonomi keluarga. Kalau memang ia perduli dengan kesehatan ia pun bisa sekolah sampai menjadi dokter dan menolong mengobati banyak orang. Partai Hanura akan terus berkomitmen memastikan berjalannya fungsi pelayanan publik yang maksimal khususnya bagi penyelenggaraan pendidikan dan kesehatan. Hanura mengajak segenap lapisan  masyarakat membangun pola hidup tertib dan sehat serta membina lingkungan yang bersih sebagai bagian dari ketakwaan. Ini semua  sejalan dengan misi Partai Hanura yaitu membangun sumber daya manusia yang sehat dan terdidik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanperempuan.wordpress.com/1131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanperempuan.wordpress.com/1131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanperempuan.wordpress.com/1131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanperempuan.wordpress.com/1131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanperempuan.wordpress.com/1131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanperempuan.wordpress.com/1131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanperempuan.wordpress.com/1131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanperempuan.wordpress.com&blog=4282744&post=1131&subd=tulisanperempuan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanperempuan.wordpress.com/2009/02/18/fenomena-ponari-sweat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ded0f136f194308eecba58cda9fb2d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/Ratna/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tulisanperempuan.files.wordpress.com/2009/02/ponari-sweat.jpg?w=254" medium="image">
			<media:title type="html">ponari-sweat</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>