Saatnya HATI NURANI bicara


Harga Demokrasi: Semangat Kartini Tidak Murah by ratna ariani
July 22, 2008, 12:46 pm
Filed under: politik | Tags: , , , , ,

Saya mencoba utak atik iseng menghitung persiapan caleg di pesta demokrasi tahun depan. Kalau ada 560 kursi DPR yang diperebutkan 34 parpol, dan aturan UU Pemilu no 10/2008 mengharuskan setiap parpol memiliki 120 % caleg; maka tiap parpol harus menyerahkan 672 nama dimana 30 % nya atau 224 orang adalah perempuan. Jadi total akan ada 22,848 orang dengan 7,616 perempuan ikut bertarung memperebutkan 560 kursi. Kasarnya perbandingannya adalah satu kursi diperebutkan 40 orang, baik antara sesama caleg satu partai atau partai lainnya. Perbandingan ini bisa lebih besar bila di dapil (daerah pemilihan) nya termasuk yang ‘gemuk’ dan menjanjikan bakal suara dan kursi perolehan.

Sudah pasti para caleg perempuan juga harus mempersiapkan amunisi, baik untuk sosialisasi program, membuat selebaran, kaos dan topi, menyelenggarakan berbagai pertemuan dan seminar. Itu semua butuh uang kan? Oke lah kita serahkan mekanisme penentuan nomor urut di masing-masing parpol, tentunya masing-masing ada aturan mainnya. Yang jelas masa kampanye kali ini gak main-main… 9 bulan bo ! Maka harus dipastikan strategi dan amunisi harus benar2 diperhitungkan. Anggap sejuta rupiah sebulan, bulatkan deh Rp 10 juta total, hhmm… bisa dapat apa ya?

Makin kecil nomor urut maka makin besar usaha untuk ‘mengamankan’ PW (Posisi Wuenak) tersebut. Disisi lain yang tidak dapat nomor kecil juga berusaha untuk mendapatkan suara di atas 30 % BPP (Bilangan Pembagi Pemilih). Nah rasanya hitungan saya 10 juta diatas tadi pasti gak akan dilirik, itu cuma cukup untuk biaya transport bensin para pemasang spanduk dan bagi-bagi brosur. Kalau misalnya 10 juta perbulan, maka terpaksa Rp 100 juta dicadangkan untuk 10 bulan, itu pun cuma cukup untuk beberapa kali tayang masuk majalah. Masuk televisi? wah gaktau deh berapa besar lagi biayanya tuuh…

Jeleknya kalau rata-rata caleg punya simpanan amunisi 100 juta maka ada 2,284.800 juta atau lebih dari 2 Triliun dihabiskan untuk mengejar kursi DPR tadi. Eh angka ini belum selesai lho; masih ada ribuan kursi DPRD dan DPRD I yang belum selesai dihitung. Bisa dibayangkan berapa triliun dihabiskan para caleg untuk bertarung di pemilu 2009. Belum lagi yang akan maju ke pemilihan presidennya … Jadi gak bener juga kalau Indonesia dibilang negara miskin, buktinya untuk peta demokrasi saja celengan para caleg bisa triliunan keluar dari simpanan.

Padahal disis lain dengan berjalannya waktu konstituen pun juga tambah ‘pintar’. Saya pernah bertemu seorang ibu sederhana di desa sekitar Salatiga. Bisa dikatakan ia buruh batik biasa, SD pun tidak lulus, tapi ia mampu menjadi penggerak motor ekonomi para ibu disekitarnya dengan bantuan sebuah LSM. Ia menjadi wanita buruh teladan yang diundang untuk mendapat penghargaan dari ILO di bangkok. Ia bercerita bahwa sepulangnya dari bangkok ia didekati beberapa calon lurah yang akan maju pemilihan. Ia tahu bahwa mereka memanfaatkan ‘ketokohan’nya diantara para wanita didesa. Tapi ia juga tahu bagaimana memanfaatkan ‘ketokohan’nya tersebut. Maka saat ditanya oleh para calon lurah apa yang diperlukan, maka disebutkannya segala keperluan masyarakat seperti perbaikan jalan desa, penyediaan posyandu, perbaikan saluran listrik dsb. Saya tanya ibu dukung yang mana, kan semua calon yang menolong masyarakat? Dengan ringan dia menjawab: ya itu terserah masing-masing lah, bebas aja tha??

Haha… bisa dibayangkan, lebih dari 10 T terbuang hanya akan dimanfaatkan konstituen. Mereka tahu yang butuh suara adalah 34 parpol, maka semua usulan dan sumbangan akan diterima. Yang untung adalah bisnis percetakan dan konveksi seperti jas, kaos, spanduk dsb. Tapi pada akhirnya rakyat semakin cerdas hak memilih ada di setiap pribadi, tidak bisa dipaksakan dan tidak bisa dibeli. Oh mahalnya demokrasi..


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: