Saatnya HATI NURANI bicara


Aku Cinta (Produk) Indonesia by ratna ariani
August 31, 2008, 4:44 am
Filed under: sosial masyarakat | Tags: , , ,

Masih ingat kisah heboh perang comment di jagad maya gara-gara lagu “Rasa Sayange” dipakai promo pariwisata negeri jiran? Akhirnya menjalar ke urusan tari saman, angklung sampai batik. Susah memang kalau bicara ‘copy right’, akhirnya tergantung siapa yang (lebih dulu) mau mendaftarkan dan di negara mana.  Nah kalau harus didaftarkan ke semua negara, ongkos siapa ya ? Terlepas soal copy right, biarlah itu menjadi urusan para penasehat hukum dan ahli budaya, kasus ini menunjukkan  bahwa kita sedang dalam proses mencari identitas bangsa. Maka saat ada bangsa lain meng’claim’ sesuatu yang mirip serupa dan sebangun dengan yang sudah dimiliki bangsa ini, kita menjadi reaktif karenanya.

Cinta bangsa dan negeri sendiri wajarnya memang harus dimiliki setiap warga negara. Gak orang amrik, orang china sampai zimbabwe punya kecintaan tersendiri pada negrinya. Rasa nasionalisme perlu ditumbuhkan dan dipelihara sedari muda dengan memiliki kebiasaan-kebiasaan kecil dan melalui tindakan sehari-hari. Contohnya tentang keputusan dalam memilih dan menggunakan barang-barang yang ada disekitar keseharian kita. Orang china dan jepang sangat mencintai dan bangga dengan produk dalam negerinya. Gimana dengan kita ?

Didalam rumah biasanya para ibu lah yang menentukan segala produk yang dipakai oleh anggota keluarga. Kalau memang kita mau mengajarkan nasionalisme pada anak-anak, mari kita juga sedikit berusaha mempelajari setiap proses produksi  dan pengadaan setiap barang yang akan kita pakai. Untuk buah-buahan import tentu ditanam di luar negeri dan menggunakan tenaga kerja setempat (china,vietnam,australia dsb). Packagingnya membutuhkan biaya extra termasuk ruang pendingin. Sudah harganya mahal akibat biaya shipping and handling, kita masih kebagian ‘sampah’nya. Semua bekas kayu dan styrofoam sisa packagingnya tercampak di Indonesia kan? Naah..dari pada beli buah import lebih baik beli buah lokal yang ada di pasar sekitar kita saja. Atau kalau malas ke pasar becek, kalau ke supermarket pilihlah buah produksi dalam negeri saja. Inget lagu : papaya, mangga, pisang jambu? Dibeli dari pasar minggu. Sekarang pasar minggu bukan lagi sentra buah, tapi gak ada salahnya kita beli buah produk lokal. Selain memelihara kesehatan, lebih murah dari buah import, kita juga ikut membantu para petani lokal untuk memperpanjang hidupnya.

Demikian juga dengan pakaian yang kita gunakan. Daripada beli yang bermerek-merek hanya untuk membayar royalty para pemegang lisense serta sewa ruang pamer di mall yang mahal, lebih baik beli batik yang semakin mudah terjangkau, dan bisa dipakai dalam segala acara. Orang yang mementingkan ‘gengsi’ pake barang bermerek, bisa dipertanyakan nasionalisme nya. Beli produk dalam negeri aja malu, jangan-jangan nanti dia malu mengaku orang Indonesia. Daripada adu argumen, lebih baik saling berlomba membuktikan cinta Indonesia dengan membeli, memakai dan promosi barang Indonesia. Soal mutu? kalau industri maju pasti mutu menjadi lebih baik. Itulah gunanya kompetisi.

Design batik semakin modis dan kainnya semakin halus. Melalui kompetisi sehat akhirnya hargapun  bisa bersaing. Selain lebih ekonomis dibanding pakaian import, kita ikut membantu 800 ribuan perempuan yang hidupnya ada di industri batik dalam negeri. Tapi teliti dulu sebelum membeli, cek dulu labelnya, karena china pun memborong produksi batik untuk dijual di Indonesia [detik]. Duuh…


4 Comments so far
Leave a comment

Semoga batiklah yang terakhir menjadi pelajaran.
Tapi perasaanku mengatakan lain…
Salam

Comment by limpo50

kalihatannya pak syahrir ada bakat jadi cenayang nih? perasaannya apakah akan ada hal yang lain lagi? or lebih parah lagi?
Tantangan berat bagi pelestarian budaya Indonesia ya.

Comment by ratna ariani

Cenayang apa tuh, Apa paranormal ??? Aw… jangan..jangan. Itu hanya semacam kekuatiran melihat GUNUNG ES yang tadi dikira sedikit dan kecil… tak tahunya SEGUNUNG-GUNUNG.
Heheee
Salam

Comment by limpo50

wahhh kebetulan seide… saya sedang mencari referensi produk2 indonesia (yang bagus mutu dan harga terjangkau tentunya). bisa bantu?

Comment by indri




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: