Saatnya HATI NURANI bicara


Perempuan Dilarang Masuk Mesjid by ratna ariani
September 3, 2008, 2:59 pm
Filed under: sosial masyarakat | Tags: , , ,

Kisah nyata ini saya dapat dari email seorang kawan yang sebaiknya tidak usah saya sebut namanya. Suatu keprihatinan tersendiri di era keterbukaan, masih ada saja perempuan termarginalkan sampai keurusan beribadah. Bukankah bulan ramadhan adalah bulan yang dikhususkan untuk mawas diri, tapi apakah perempuan dianggap menodai mesjid ? Jangan-jangan kalau di surga ada perempuan, malah  para pria gak jadi masuk dong ? Lalu tempat perempuan dimana ya? (RA)

Menjelang puasa banyak umat muslim yang sangat senang, karena akan ada banyak momen dapat bertemu dengan tetangga atau teman – teman lainnya. Karena bulan puasa banyak kesempatan untuk melakukan sholat berjamaah salah satu nya Sholat Tarawih dan Witir pada malam hari. Tidak terkecuali bagi banyak perempuan.

Tapi situasi ini sepertinya tidak berlaku untuk perempuan – perempuan yang tinggal di sekitar Empang 3 Kalibata Jakarta (200 meter dari kantor DPP PKB ). Diwilayah tersebut ada satu mesjid yang berdiri diantara rumah penduduk. Kebetulan saya tinggal (kos) didekat mesjid itu. Awalnya saya tidak menganggap mesjid itu ada sesuatu yang aneh. Karena dari mulai bangunan dan pola – pola tradisinya tidak ada yang sesuatu berbeda dengan yang lainnya. Tapi karena saya tidak pernah masuk ke mesjid tersebut, saya tidak banyak tahu soal kebijakan mesjid tersebut.

Pada saat secara tidak sengaja saya ngobrol dengan ibu – ibu disekitar mesjid itu. Terutama soal kegiatan ibu – ibu selain Ibu rumah tangga. Rupanya ibu – ibu tersebut ada kegiatan pengajian mingguan dari masing – masing RT. So kemudian saya tanya, berarti selama bulan puasa libur bu? salah satu ibu tersebut menjawab dengan tenang iya libur selama ramadhan. Terus kemudian saya bilang kepada ibu – ibu tersebut, supaya bisa lebih fokus ya bu ramadhan untuk bisa sholat tarawih berjamaah.

Kemudian ibu – ibu tersebut, iya memang tapi masalah disini susah mas. Karena perempuan gak boleh masuk mesjid mas.. Sehingga perempuan gak bisa berjamaah tarawih di mesjid. Kemudian saya sampai kaget dan kemudian saya tanya kembali. Takut pendengaran saya salah, apa?  Perempuan gak boleh masuk mesjid??Iya mas, memang perempuan gak boleh masuk mesjid disini? Jadi makanya kami susah banget mas kalau mau jamaah sholat tarawih.  Kami kalau mau berjamaah di rumah – rumah penduduk mas, repot sekali karena lebih kecil dan sempit sekali.Karena memang pada umumnya rumah penduduk diwilayah mesjid itu rata – rata sangat kecil sekali. Yang mungkin hanya buat sekitar 10 orang untuk berjamaah.

Makanya mas kami buat pengajian bulanan juga dirumah – rumah penduduk. Karena memang mesjid tidak diizinkan untuk dimasukin oleh perempuan. Kemudian saya tanya kenapa? apa alasannya perempuan tidak boleh masuk? Salah satu ibu yang mengaku sudah tinggal puluhan tahun disekitar wilayah itu, menjawab memang sejak dulu mas mesjid itu gak boleh dimasukin perempuan. kalau ditanya alasannya   kami sendiri tidak tahu mas. Kalau ditanya ama laki – laki, tidak pernah ada jawaban yang jelas. Pokoknya gak boleh saja mas..

Tapi mas bukan dimesjid ini saja, ternyata masih ada mesjid lain disekitar kalibata yang memberlakukan larangan bagi perempuan untuk masuk, itu informasinya dari salah satu orang ibu.

Setelah itu sampai dirumah saya cuma heran dan mikir. kenapa ya kok hari gini masih ada mesjid yang melarang perempuan masuk. Karena sebelumnya saya tidak pernah melihatnya. Saya membayangi  seperti hidup pada jaman ribuan tahun yang lalu. Tapi kok sekarang didepan mata saya masih ada sesuatu yang tidak bisa saya pikirkan dengan nalar, soal larangan perempuan masuk mesjid.

Tapi sambil diam dan tertegun ternyata ini bukan mimpi dan ini benar – benar ada dan nyata. Mungkin perlu dilihat dan didata berapa banyak mesjid yang melarang perempuan masuk yang ada di Jakarta ini??
Kemudian sambil kesal dalam hati, saya diajak tarawih dengan teman sebelah kamar untuk berjamaah di Mesjid tersebut. Saya sambil senyum dan bilang kepada teman sebelah kamar saya ,
Saya ini Gay, bos!!, mana mungkin saya boleh masuk mesjid itu, wong perempuan yang heteroseksual saja tidak boleh. apalagi saya  Gay kan kata banyak orang dilaknat oleh Agama Islam..


1 Comment so far
Leave a comment

Masya Allah….apa bener tuh mas?? wah wah wah..ky jaman jahiliyah aja. Itu aturan dr mana sih?? Emang aliran Islam apa itu yah?? Setahu aku ga ada deh larangan Islam perempuan masuk masjid> Kecuali lg haid?Nifas. Wah..pemerintah agama setempat hrs turun tangan tuh. Semoga saja kia bisa ttp menjaga Ukhuwah Islamiyah….

Comment by yudi




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: