Saatnya HATI NURANI bicara


Kekuatan Electoral Partai Islam (LSI) by ratna ariani
October 2, 2008, 9:01 am
Filed under: artikel, politik | Tags: , , ,

Menarik membaca hasil riset terakhir LSI tentang preferensi pemilih yang mayoritas muslim terhadap partai-partai yang ada. Hal ini penting dipahami agar masyarakat tidak terprovokasi dengan berbagai media atau orasi para caleg di saat kampanye seperti ini. Survey ini menunjukkan bahwa masyarakat yang disebut sebagai ‘silent majority’ juga bisa membedakan issue mana yang menarik mereka dalam penentuan pilihan. Tantangan lain nya dalam pembelajaran politik adalah menggunakan hak pilih dan menentukan pilihan yang bijaksana agar hasil Pemilu nanti tidak menghasilkan iklim politik yang amburadul seperti saat ini. [RA]

[LSI- Lembaga Survey Indonesia] – 25 Sept 08 -Dalam sejarah politik Indonesia, partai Islam tidak pernah menjadi kekuatan mayoritas di pentas politik nasional. Kecenderungan demikian masih berlanjut hingga tahun ini, dan kemungkinan juga dalam Pemilu 2009 nanti. Menjelang Pemilu 2009, di antara partai Islam yang mengalami kemajuan berarti dilihat dari sikap elektoral pemilih adalah PKS. Tapi kemajuan PKS ini tidak atau belum mengancam partai-partai non-Islam, terutama PDIP, Golkar, dan Demokrat. Tiga partai ini cenderung memimpin dalam sikap elektoral selama empat tahun terakhir.

Meningkatnya dukungan pada PKS di satu pihak, dan di pihak lain partai-partai non-Islam juga cenderung meningkat, mengindikasikan bahwa kenaikan dukungan pada PKS terjadi dengan menggerogoti partai-partai Islam yang lain. Mengapa politik elektoral Islam cenderung di bawah politik elektoral non-Islam?
Muslim Indonesia cukup mampu mengidentifikasi identitas partai, yakni mampu menunjukan mana partai Islam dan mana bukan partai Islam, mana yang paling Islam dan mana yang kurang Islam.
Di antara partai-partai Islam yang ada, PKS dinilai partai yang paling Islam.
Pemilih juga mampu menunjuk mana partai yang paling punya komitmen pada Pancasila dan mana yang kurang. Di antara partai-partai politik yang ada, Partai Golkar dan PDIP dipandang sebagai partai yang paling punya komitmen pada Pancasila.

Ketika pemilih menunjuk PKS, PKB, dan PPP sebagai partai yang paling Islam dan Golkar dan PDI Perjuangan yang paling kurang Islam, di satu pihak, dan di pihak lain menunjuk Golkar dan PDI Perjuangan yang paling Pancasilais dan PKS, PPP, dan PKB yang kurang Pancasilais, maka pemilih Muslim Indonesia membedakan secara jelas antara identitas politik Islam dan identitas politik Pancasila.
Karena itu, tidak bisa membuat klaim bahwa partai yang Islami akan otomatis partai yang Pancasilais, atau sebaliknya.

*Download : * prospek islam politik menjelang 2009.pdf


2 Comments so far
Leave a comment

Kita lihat saja hasil pemilu 2009 yad.

Comment by Singal

Sejarah memperlihatkan jika agama menjadi dasar negara maka orang beriman bukan karena Tuhan tetapi karena takut terhadap sanksi negara. Negara dan bangsa akan mengalami kemunduran. Lihat Eropa di abad kegelapan (antara tahun 400-800)

Comment by Husnaeni Husin




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: