Saatnya HATI NURANI bicara


Kekerasan Dalam Pacaran by ratna ariani
November 28, 2008, 10:54 pm
Filed under: keluarga, sosial masyarakat | Tags: , , , , , ,

Tulisan ini sumbangan mbak Dinda, relawan dari PKT, yang peduli pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tanggan (KDRT). Hampir seluruh kasus KDRT dilakukan oleh orang-orang terdekat yaitu pasangan sendiri. Sebenarnya perempuan bisa saja mengambil tindakan preventif kalau saja mau mengenali tanda-tandanya sebelum menjadi korban KDRT [RA]

Jatuh cinta berjuta rasanya. Itulah pepatah yang mungkin juga ada benarnya. Sampai-sampai meskipun pacar kita melakukan kekerasan kepada kita seperti memukul, menampar, memaksa berhubungan seksual, bahkan meminjam uang tanpa pernah mengembalikan kita pasrah saja. Sekarang saatnya mengatakan tidak jika itu dilakukan oleh pacar kita. Baru pacaran aja sudah berani melakukan kekerasan, gimana kalau nikah nanti?

Ingatlah:
• Kekerasan terjadi bukan salah kamu
• Kamu tidak patut mendapat kekerasan
• Kamu tidak dapat mengubah perilaku kasar/perbuatan kekerasan seseorang
• Bertahan dengan kekerasan tidak akan menghentikan kekerasan
• Jika kamu tetap ingin bertahan, buatlah perencanaan yang membuat diri kamu aman dari kekerasan berikutnya

Kenalilah pacar kamu jika dia adalah pelaku kekerasan:

Tanda-tanda kalau pacar kamu adalah pelaku kekerasan:
– Dia sangat cemburu buta kepada kamu
– Ingin tahu keberadaan kamu setiap waktu
– Marah jika kamu menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman
– Menyalahkan kamu dan orang lain atas kesalahan dirinya
– Memperlakukan kamu dengan penuh kekerasan

Apa yang harus kita tahu dari pelaku kekerasan?
– Dia mencoba mengisolasimu dari keluarga dan teman-teman
– Dia menyangkal kebiasaannya melakukan kekerasan
– Dia mengontrol penuh perilakumu
– Dia menyalahkan korban
– Dia selalu mengurangi pertemuan kamu dan teman-teman serta keluarga kamu
– Dia kadangkala minim kepercayaan dirinya
– Dia kemungkinan besar pernah menyaksikan kekerasan yang dilakukan oleh orang tuanya atau menjadi saksi kekerasan dalam rumah tangga

Tips aman kamu berpacaran :
– Janganlah berpacaran hanya berduaan dalam tempat yang sepi
– Hindarilah hubungan seksual sebelum menikah karena banyak merugikan perempuan
– Berani untuk menolak kemauan pelaku jika dia mengajak kamu berhubungan seksual
– Jangan sekali-kali percayakan ATM/Buku Tabungan kamu kepadanya
– Jangan percaya 100% pada ucapannya
– Lakukan visum et repertum di Rumah Sakit kalau luka kamu dikarenakan kekerasan
– Pelajari ilmu beladiri Self Defense For Women (Pertahanan Diri untuk Perempuan) untuk berjaga-jaga kalau kekerasan terjadi pada kamu

Ok teman-teman, jadi mulai sekarang berpacaranlah dengan cara yang sehat. Lebih baik menjomblo daripada kamu berpacaran tetapi jadi korban kekerasan. Buat kamu yang telah menjadi korban kekerasan dalam pacaran ini. Kamu bisa berkonsultasi dengan para psikolog di lembaga perempuan di antaranya:
1. Yayasan Pulih, Telpon: 021-78842580 / 021-9828639, Fax: 021-78842580
Hotline Konseling: 08881816860
2. Mitra Perempuan Telp/fax: 021-8291708 /
Hotline: 021-83790010.
3. Pusat Krisis Terpadu RSCM. Telp: 021-316 2261

Tenang aja biaya konsultasinya gratis koq! Jadi jangan ragu ya untuk datang berkonsultasi. Semoga gaya berpacaranmu sehat ya? Dan jauh dari kekerasan dalam pacaran. Lebih baik menjomblo deh daripada terikat dengan pacar yang suka melakukan tindak kekerasan kepadamu. [ Titiana Adinda]


3 Comments so far
Leave a comment

Saya sendiri saat ini sedang mengalami kekerasan dalam berpacaran, sudah hampir 3 tahun saya dibelenggu dalam hubungan ini,saya sangat tertekan namun tidak berani mengambil tindakan,hidup saya sudah banyak berubah, hidup selalu dipenuhi ketakutan dan rasa was2 krn takut apapun yang saya lakukan menjadi salah di matanya…sudah banyak pelecehan baik secara fisik maupun kata2 yang merendahkan yang saya terima,saya sudah tidak dapat berpikir untuk merencanakan hidup saya lagi,saya merasa sudah sangat kotor, sangat putus asa…seandainya ada yang bisa menolong, saya sangat berterima kasih…

Comment by siska

konseling ni ad d jogja gk y? tolong infonya…please…makasi y…

Comment by Dewi

adakah perlindungan terhadap perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam pacaran??
saya pernah beberapa kali mengalaminya..
awalnya saya tidak berontak
tetapi terakhir kali bahkan kekerasan itu terjadi di muka umum. Dipicu dari kemarahan saya terhadap dia,dan dia membalasnya dgn kekerasan fisik. Bahkan meninggalkan bekas memar di tubuh saya.
bagaimana cara mengatasinya?

Comment by bila




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: