Saatnya HATI NURANI bicara


UGM Diskriminatif, Lainnya? by ratna ariani
January 19, 2009, 4:52 am
Filed under: sosial masyarakat | Tags: , ,

Sekarang sudah mulai masuk masa pendaftaran mahasiswa baru ke kampus-kampus. Segala persyaratanpun dikumandangkan dan layaknya dipelajari sungguh-sungguh karena tiap kampus berbeda maunya. Sayangnya penjelasan persyaratan tersebut kadang tidak diuraikan sebabnya, sehingga kampus tempat berkumpulnya para intelektual terkesan diskriminatif terutama bagi kaum difabel seperti dalam email yang saya dapat dari milis. Sehingga mereka yang secara fisik sudah tersisihkan pun juga kehilangan kesempatan untuk memperbaiki penghidupannya melalui pendidikan di kampus ternama. (RA)

Untuk jurusan Farmasi memang tidak boleh buta warna sebab harus bisa membedakan aneka warna obat-obatan. Geografi juga tak boleh buta warna sebab warna jadi salah satu unsur utama dalam pemetaan dan kartografi. Tapi kalau cacat anggota badan, semestinya tidak menghalangi dalam penyerapan bahan pengajaran. Yang justru tidak memadai barangkali infrastruktur kampusnya. Kalau gedung-gedungnya berlantai 4 atau 5 (apalagi lebih dari 5), dan tiap gedung tak punya lift, maka bisa dibayangkan sulitnya bagi seorang mahasiswa yang duduk di kursi roda untuk  naik-turun. Gedung-gedung kampus PTN banyak yang tua dan lama, serta tak  dilengkapi lift.
Nanti kalau dituntut menyediakan lift, jadi punya alasan untuk menaikkan SPP demi melengkapi semua gedung dengan lift. Serba repot memang. Semoga ke depan hal seperti ini dipikirkan oleh PTN-PTN, dan bisa ada investasi untuk pengadaan lift ini.[manneke]
================================================================================

> > Syarat-syarat Masuk UGM (dari milis tetangga)
> >
> > TIDAK BUTA WARNA:
> >
> > 1. Biologi
> >
> > 2. Budaya (Antropologi Budaya, Arkeologi)
> >
> > 3. Farmasi
> >
> > 4. Geografi
> >
> > 5. Kedokteran Gigi
> >
> > 6. Kedokteran Hewan
> >
> > 7. MIPA (Fisika, Kimia, Geofisika)
> >
> > 8. Pertanian
> >
> > 9. Teknik (Arsitektur, Geologi, Geodesi, Kimia, Mesin, Nuklir)
> >
> > 10. Teknologi Pertanian (Teknik Pertanian)
> >
> > TIDAK CACAT ANGGOTA BADAN:
> >
> > 1. Budaya (Antropologi Budaya, Arkeologi)
> >
> > 2. Farmasi
> >
> > 3. Geografi
> >
> > 4. Kedokteran Gigi
> >
> > 5. Kedokteran Hewan
> >
> > 6. MIPA (Fisika, Kimia, Geofisika)
> >
> > 7. Pertanian
> >
> > 8. Teknik (Arsitektur, Geodesi, Geologi, Kimia, Nuklir).
> >
> > TIDAK CACAT BADAN YANG TERPAKSA MENGGUNAKAN ALAT TAMBAHAN:
> >
> > 1. Biologi
> >
> > 2. Farmasi
> >
> > 3. Kedokteran Umum
> >
> > 4. Kedokteran Gigi
> >
> > 5. Kedokteran Hewan
> >
> > 6. MIPA (Fisika, Kimia, Geofisika)
> >
> > 7. Psikologi
> >
> > 8. Teknologi Pertanian (Teknik Pertanian)
> >
> > TIDAK CACAT BICARA:
> >
> > 1. Biologi
> >
> > 2. Budaya
> >
> > 3. Farmasi
> >
> > 4. Geografi
> >
> > 5. Hukum
> >
> > 6. Isipol
> >
> > 7. Kedokteran Gigi
> >
> > 8. Kedokteran Hewan
> >
> > 9. MIPA (Fisika, Kimia, Geofisika)
> >
> > 10. Psikologi
> >
> > 11. Teknik (Arsitektur, Geodesi, Geologi, Nuklir)
> >
> > TIDAK TUNA NETRA :
> >
> > Semua Program Studi kecuali Filsafat, ilmu Hukum, Administrasi Negara,
> > Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosiatri,


4 Comments so far
Leave a comment

saya maba ugm. iya, saya aja yang masih muda merasa lelah naik turun. apa lagi mereka ya??? a mungkin saja ini bisa jadi masukan untuk piha kampus untuk memperbaiki fasilitas kampus untuk penyandang cacat.

Comment by chupz

saya rasa tidak smua itu bs dbenarkan…
sya mhsiswa akhir (bukan maba..!!)..saya kuliah d salah satu fakultas yg tersebutkan “tdk boleh ada mahasiswa yg memiliki cacat tubuh”…tdk bnar jika kuliah hrs memiliki tbuh sempurna…pnglaman saya dan itu bnar-bnar nyata,ada brpa mahasiswa yg memiliki kekurangan anggota tubuh,selama itu tidak mengangggu kegiatan perkuliahan yang bersangkutan,itu tdak menjadi masalah..

Comment by pietex

sya br kelas 3 sma, sy mw msk ugm jrsan teknik berhubg sy buta warna jd g jd..
mba bs ksh sran ga??

Comment by izza

Saya tertarik dengan tulisan Ibu:). Saya mahasiswa jurusan arsitektur,ada mata kuliah pilihan di jurusan kami yang namanya aksesibilitas lingkungan, disana dibahas mengenai bagaimana seharusnya karya arsitektur itu menhargai kaum difabel. Di UGM ini memang secara fasilitas masih kurang untuk faslitas bagi kaum difabel(meskipun sebenarnya tdk hanya UGM, tetapi diberbagai fasilitas umum yang sudah ada), tetapi sedikit demi sedikit mulai digalakan, hanya berkendala pada dana. seperti kantor pusat UGM berencana menambahkan lift pada bangunannya, dsb.
Fasilitas pendukung untuk kaum difabel memang seharusnya ada di setiap fasilitas publik, karena yang namanya fasilitas publik kan untuk semua orang tanpa terkecuali,, jd seharusnya memudahkan setiap orang yang akan menggunakannya.:)

Comment by tika




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: