Saatnya HATI NURANI bicara


Profil Petani Pengusaha: Durian Menoreh by ratna ariani
February 11, 2009, 5:53 am
Filed under: artikel, pemberdayaan ekonomi | Tags: , ,

Berikut saya postingkan salah satu profil  alumni KPTT Salatiga yang telah berhasil dalam budidaya pembibitan Durian Menoreh, durian lokal.  Saya mendukung setiap program yang melahirkan semakin banyak wirausaha, karena disitulah kunci kekuatan mikro ekonomi Indonesia. Pengusaha tahan banting, tahan krisis menghasilkan negara yang juga tahan banting. Apalagi kalau berasal dari keluarga petani dan nelayan yang menjadi pengusaha memberi nilai tambah bagi pertanian dan perikanan. Semoga semakin banyak petani yang naik peringkat dari petani buruh menjadi petani pengusaha. (RA)

—————————————————————————————————————

Petrus Sugito, Pelestari Durian Menoreh

Kompas, Sabtu, 7 Februari 2009 | 00:10 WIB

Yoga Putra

Pertengahan 1986 Petrus Sugito bertanya kepada seorang penjual buah, durian apa yang paling enak. Tak diduga, si penjual buah menyebut durian menoreh dari Kulon Progo. Jawaban sederhana itu justru membuatnya terperangah.

Gito, panggilannya, benar- benar tidak tahu bahwa ada jenis durian menoreh. Bahkan, itulah kali pertama dia mendengar nama durian menoreh. Padahal, dia adalah putra asli Kulon Progo.

Dia lahir dan besar di daerah Perbukitan Menoreh, lokasi penghasil jenis durian tersebut, tepatnya di Dusun Promasan, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gito lalu bercerita, percakapan singkatnya dengan si penjual buah puluhan tahun lalu itu telah menumbuhkan rasa penasaran dia terhadap durian menoreh. Ia juga mendapatkan informasi tambahan bahwa jenis durian itu amat langka di pasar karena masih tumbuh liar di hutan.

“Saya pikir, wah, durian menoreh adalah peluang bisnis yang potensial. Rasanya enak dan banyak diminati orang. Berarti durian tersebut harus bisa dibudidayakan, ” tutur bapak tiga anak itu.

Berbekal keingintahuan yang besar, Gito yang dahulu bekerja sebagai petani ladang mulai gencar berburu durian menoreh. Ia memulai petualangannya pada awal tahun 1987.

Ditemani Ruwet Subiyanti, istrinya, ia kemudian merambah setiap sudut wilayah Kecamatan Kulon Progo yang berada di sekitar Perbukitan Menoreh, mulai dari Girimulyo, Kokap, Kalibawang, Samigaluh, Pengasih, sampai ke Nanggulan.

Lebih dari 700 buah durian masuk ke perutnya selama dua tahun masa perburuan. Dengan hanya mengandalkan ketajaman indra pengecapan dan penciuman, Gito berhasil menemukan tiga jenis durian menoreh yang paling enak. Ketiganya berasal dari Dusun Promasan dan Dusun Slanden di Desa Banjaroyo.

Tak berhenti sampai di situ, Gito lalu menanam biji durian menoreh di halaman rumah. Ia juga meminta potongan mata tunas di batang pohon indukan yang sudah tumbuh besar milik warga setempat, antara lain Noto Priyo, Sukidal, dan Kasiyatun.

“Pohon durian milik Noto Priyo itu daging buahnya tebal, sedangkan daging buah durian punya Sukidal warnanya kuning. Kalau daging buah durian milik Bu Kasiyatun warnanya jingga,” cerita Gito seraya memerinci keunggulan dari masing-masing pohon durian indukan itu.

Akan tetapi, menanam durian ternyata bukan perkara mudah. Dari 80 biji yang dia tanam, hanya enam yang bisa tumbuh. Setelah berusia dua minggu, pohon-pohon muda itu lalu disambung dengan mata tunas dari pohon indukan. Itu pun masih kerap gagal.

“Pokoknya, setelah mencoba tiga kali menanam biji dan menempelkan mata tunas, saya baru berhasil menumbuhkan 15 tanaman,” kata anggota Kelompok Tani Mamprih Subur itu.

Titik terang

Jerih payah Gito menemukan titik terang sekitar tahun 2000. Kabar keunggulan durian menoreh yang ia budidayakan tersiar ke mana-mana, termasuk ke telinga para pejabat Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulon Progo lalu meneliti durian menoreh dan mengusulkannya sebagai varietas durian unggul nasional. Usulan ini direspons pemerintah pusat.

Puncaknya, pada 8 Mei 2007 Menteri Pertanian menerbitkan surat keputusan yang isinya menyatakan, durian varietas menoreh kuning dan jambon (jingga) sebagai varietas unggulan nasional.

Durian menoreh dinilai unggul karena memiliki warna daging buah jingga dan kuning cerah, aromanya tajam, rasa manis, dan ukuran buahnya relatif besar. Lebih khas lagi, daging buah durian menoreh tebal, tak berserat, dan kesat. Daging buahnya mudah dipisahkan dari biji.

“Wah, saat itu saya bangga bukan main. Tidak sia-sia kerja saya selama 20 tahun, durian ndeso Kulon Progo bisa naik pamor ke tingkat nasional,” ujarnya.

Sejak itu Gito tak lagi menghabiskan waktu di ladang, ia merawat pohon-pohon durian. Belakangan ia sering berkeliling Kulon Progo dan kabupaten lain di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, bahkan hingga Thailand, berbagi ilmu menanam durian.

Gito juga membuka lapangan kerja baru di dusunnya. Tak kurang dari 50 warga, baik petani maupun bukan, dia libatkan dalam proses budidaya durian menoreh. Ada yang bertugas merawat bibit, menyemai benih, mengisi tanah ke dalam kantung plastik (polybag), dan sebagainya.

Setelah berusia 6-8 bulan, bibit durian menoreh siap dijual. Harganya mulai Rp 7.500 sampai Rp 35.000 per batang tergantung kualitasnya. Selama dua tahun terakhir, Gito menghasilkan 2.000 batang.

Modal koperasi

Peminat bibit durian menoreh cukup banyak, mulai dari warga DI Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Sumatera. Pembeli ditanggung tak akan kecewa karena bibit itu bersertifikat.

“Uang hasil penjualan bibit kami gunakan untuk modal koperasi yang juga akan kembali ke anggota dan warga sekitar. Kami tidak mengenal sistem penggajian,” tuturnya.

Meski sudah berhasil meraih pencapaian relatif besar, Gito tetap gelisah. Ia jengah dengan serbuan durian impor jenis monthong dari Thailand ke Indonesia.

“Ingin rasanya membuat para penggemar durian di Tanah Air berpaling ke durian menoreh,” katanya.

Sayangnya, durian menoreh hanya bisa hidup di daerah perbukitan dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Padahal, budidaya durian skala besar di atas bukit amat sulit lantaran luas hamparan lahan terbatas.

“Durian menoreh juga lambat berproduksi. Setelah enam tahun baru berbuah. Pohonnya tinggi-tinggi. Jadi petani sering sulit memanennya,” katanya.

Untuk menyiasatinya, Gito mengatur penyiraman dan pemberian pupuknya. Tanah di sekitar pohon tak boleh terlalu basah atau terlalu kering sebab tanaman bisa mati. Langkah lainnya adalah dengan memangkas pohon secara teratur agar buah durian mudah dipetik.

Saat musim berbuah yang berlangsung November hingga Februari, dari satu pohon durian bisa menghasilkan 50-100 buah. Harga jualnya Rp 25.000 hingga Rp 40.000 per buah. Dari hasil penjualan durian tersebut, para petani dapat meningkatkan taraf ekonomi rumah tangganya.

“Sudah bukan zamannya lagi petani hidup sengsara. Apalagi petani yang tinggal di daerah terpencil seperti saya. Kalau mau berusaha, petani juga bisa sejahtera,” kata Gito.

Ia bangga upaya yang berawal dari pekarangan rumah itu belakangan ini telah berkembang sedemikian rupa. Bibit durian menoreh kini bisa dijumpai dengan mudah nyaris di sepanjang jalan masuk Dusun Promasan.

Biodata

Nama: Petrus Sugito

Lahir: Kalibawang, Kulon Progo, DI Yogyakarta, 19 Oktober 1956

Istri: Ruwet Subiyanti (49)

Anak:

– Ida (24),

– Kristianto (21),

– Tri Cahyono (11)

Aktivitas:

– Petani durian menoreh

– Anggota Kelompok Tani Mamprih Subur

Pendidikan:

– SD Negeri Promasan, 1963-1969

– Kursus Pertanian Taman Tani, 1981


7 Comments so far
Leave a comment

salam kenal ibu, nama sy ario
saya sekedar ingin berbagi informasi saja. sy punya informasi produk pupuk organik yang mudah-mudahan bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah pertanian yang saat ini marak dibicarakan. keistimewaannya dapat mengurangi konsumsi pupuk kimia, meningkatkan hasil produksi dan mengembalikan kesuburan tanah pertanian. sekian dulu bu informasi dari sy semoga informasi ini bermanfaat. thanks ( YM : ario.s2000@yahoo.com)

Comment by ario

Mohon nomor kontak untuk pesanan durian atau bibitnya. Thanks

Wahyuiso@yahoo.com
081219831025

Comment by wahyu is

Terimakasih, ternyata Durian Menoreh milik saya banyak yang berminat. Saya tidak menyangka bahwa Durian Induk yang diwariskan dari Ibu saya bernama Ny Darsiti (alm) kini semakin terkenal, bahkan kewalahan untuk melayani pembibitannya.Pohon Durian Induk tersebut bahkan sudah diresmikan dan ditetapkan oleh Menteri Pertanian sebagai pohon induk bukit Menoreh. Warna durian kuning, rasanya lebih legit dan manis. Saya merasa bangga mewarisi durian tersebut, sekaligus melestarikan kekayaan alam Indonesia yang ternyata tidak kalah dengan durian Montong. Meski masih dalam cita-cita, suatu saat nanti Durian Menoreh bisa diekspor ke luar negeri.Saya mohon maaf, kepada masyarakat luas karena belum bisa memenuhi permintaan secara maksimal baik untuk pembibitan maupun produksi durian, karena jumlahnya sangat terbatas, selain itu produksi durian sangat ketergantungan musim. Perlu ada study banding agar Durian Menoreh bisa berproduksi setiap saat tanpa ketergantungan musim.Pohon Induk Durian Menoreh yang saya warisi ini, sekarang ketinggiannya sekitar 25 m, batangnya berdiameter 112,5 cm berumur 155 tahun. Salam Hormat SayaEliyadi (HP: 0813 10 788587)
E-mail: eliyadi2009@yahoo.com

Comment by ELIYADI

Pak saya mohon kontaknya untuk bisa pesan durian di tempat bapak. tolong emailke dianhz@gmail.com atau kontak saya di 081802732491

Comment by Anto

Bu, Trima kasih ya saya turut di promosikan di blognya ibu …. Saya minta tolong bu untuk di carikan dana untuk pengembangan usaha yang telah saya rintis ini. Pak Gito.
Saya senang bapak tertarik dengan durian yang saya budidaya ini. saya juga sangat mengharapkan bantuan bapak nantinnya kalua sudah sampai ke gubuk usaha saya. karena di sana banyak hal yang harus diperbaiki. terlebih jalan yang masih tanah. kalau hujan sangat licin. Maka hati2 kalau ke rumah ya pak. Saya juga masih mengalami keterbatasan dalam pendanaan usaha. Ada banyak permintaan dari pengusaha untuk kebutuhan benih. tapi saya belum mampu memenuhinnya. karena dalam memproduksi benih unggul ini membutuhkan modal awal yang lumayan besar untuk tenaga, pemeliharaan dan perawatan untuk samapi pada produksi benih yang banyak dan berkualitas. maka siapa saja yang tergerak hatinya untuk membantu pendanaan awal produksi saya terima dengan penuh rasa terima kasih. dana yang yang sangat mendesak adalah uang untuk akhir tahun ini, karena harus menyiapkan media dan pupuk. ok. saya tunggu… ! Pak Gito(pembdidaya durian menoreh) 081313888479/081937767495/ 0274-8399744

Comment by Pak Gt

ini alamat tepmat budidaya durian menoreh kuning dan jambon:
MENOREH SEED oleh Pak Gito
Kajoran Banjaroya kalibawang Kulon Progo DIY
Tempat pemasaran:
Menoreh Seed
Jln. Kalirang 19 (seberang hotel Joyorejo, bersebelahan dengan Rica-rica Enthok))
Purwosari Pakam Sleman Yogyakarta.
Kontak:
0274 8399744 / 081313888479.

Comment by PAK GITO

MENOREH SEED
PUSAT PEMASARAN TANAMAN BUAH HORTIKULTURA
Semangat: “ Quality and Honesty in Serving”

Alamat: AGRO TANI KAPOKTAN
MENOREH SEED
Jln. Kaliurang KM 19
Pakem-Sleman Yogyakarta.

Tersedia: Bibit Buah berkualitas dan berlabel, harga murah …
Dalam Promo: 10-25 % looooh Setiap pembelian segala Macam Tanaman.

Tersedia:

“Bibit Tanaman untuk Perumahan(Ada dalam Pot) dan Kebun untuk Usaha.”

Harga Eceran maupun Grosir. Siap menerima orderan dalam jumlah banyak. Harga bisa di nego.

Belimbing dewi, Bunga Kenanga, Bunga Kantil, Dondong Mini,
Durian Menoreh Kuning (asli Jogja-Unggul Nasional), Durian Montong, Durian Kuning Mas, Durian Petruk, Durian Sitokong,
Jambu Citra, Jambu Kancing, Jambu Sukun Merah, Jambu Austalia,
Jeruk Nipis, Jeruk lemon, Jeruk Sunkist, Jeruk Purut, Jeruk Sambal, Jeruk Siam,
Klengkeng Aroma Durian, Klengkeng Itoh(cocok di daratan tinggi), Klengkeng Diamon River, Klengkeng Kristalin, Klengkeng Pimpong, Klengkeng Puangrai,
Mangga Arum Manis, Mangga Mana lagi,
Nangka Merah, Pendaka, Nangkada,
Pete, Sawo Jumbo, Sawo Manila(Pot), sawo kecik,
Rambutan Kelengkeng,
Srikaya Jumbo, Sirsat Madu/Raja(besar dan Manis),
Sukun, dll.

Kayu-kayuan: Jati Mas, Jati Biasa, Jati Jambon, sengon laut/ albasia, dll.

Kontak:
http://durianmenoreh.blogspot.com/
e-mail: menorehseed@gmail.com

Telpon:
Kantor Pemasaran: (0274)7004879/ 081313888479

Informasi:

1. Mengapa Durian Menoreh Kuning Unggul?

A. Bermutu dan berkualitas dari varietas unggul Lokal.
B. Bersertifikat unggul NASIONAL. KEPUTUSAN MENTERIPERTANIAN: NOMOR : 317/kpts/SR. 120/5/2007. TANGGAL: 8 Mei 2007.
C. Hidup diketinggian 200-750 meter di atas permukaan laut.
D. Di bawah Pengawasan dan sertifikasi BPSB _ Dinas Pertanian D.I. Yogyakarta.
E. Melayani Pemesanan benih durian secara “Eceran” dan “Grosir.”
F. Pembudidaya dan Pemasaran tempat terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan.

2. Tersedia Pupuk Organik: Esklusif (KKP=Klinik Konsultasi Pertanian)

A. GH (Generatif Hormonic): Hormon perangsang pertumbuah akar, batang, daun, tunas, bunga, buah dan umbi. Salah satu kegunaan: Mebuahkan tanaman buah diluar musim. (memiliki izin Depkes, perdagangan dan dinas Pertanian RI). Sebagai Produk Ekslusif. Untuk segala macam Tanaman.

B. Pupuk Organik Super: M2C (sebagai Biokatalis dan bioremediatoruntuk mendukung pemuliaan tanaman, memepercepat pertumbuhan tanaman dan tahan penyakit, sebagai nutrise bagi moroorganisme tanah yang mempercepat pelarutan pupuk kimia, dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia: 50%-70%. Untuk segala macam Tanaman.

C. Pupuk Organik Cair: Flash Liquid: Membasmi segala macam hama penyakit, cocok untuk segala jenis tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman tahunan dan pembibitan. Sifatnya: Mudah larut dan diformulasikan dengan cara yang unik, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

D. Suplemen Ternak Multiguna: Herbivit, Berfungsi sebagai suplemen yang menyehatkan segala macam ternak sehingga cepat besar dan gemuk. Cara kerjanya: membasmi jamur di dalam perut ternak seperti pathogen yang membuar ternak jadi organic dan kotoran tidak berbau. Sehingga orang yang mengkonsumsi juga nantinya juga jadi Organik dan sehat(tidak membutuhkan dokter).

Telpon: Kantor Pemasaran: (0274) 7004879/ 0813 1388 8479

English Version:

MENOREH SEED
FRUIT CROPS HORTICULTURE MARKETING CENTER
Passion: “Quality and Honesty in Serving”

Address: AGRO TANI KAPOKTAN

MENOREH SEED
Jln. Kaliurang KM 19
Pakem-Sleman, Yogyakarta.

Available: Seeds Fruits and labeled quality, low price …
In Promo: 10-25% looooh Every purchase any kind of plant.

Available:

“Plant Seeds for Housing (It’s in the Pot) and the Garden for Business.”

Retail and Wholesale Prices. Ready to receive ordered items in large quantities. Price negotiable.

Carambola goddess, Flowers Boxwood, Flowers kantil, Dondong Mini,
Durian Menoreh Yellow (original Jogja National-Superior), Montong Durian, Durian Kuning, Mas, Petruk Durian, Durian Sitokong,
Citra Guava, Guava Buttons, Guava Red Breadfruit, Cashew Australia,
Lime, Orange juice, Sunkist Orange, Orange Purut, Sambal Orange, Tangerine,
Aroma Klengkeng Durian, Klengkeng Itoh (fits high on the mainland), Klengkeng Diamond River, Klengkeng Crystalline, Klengkeng Pimpong, Klengkeng Puangrai,
Sweet fragrant Mango, Mango Which again,
Jackfruit Red, Pendaka, Nangkada,
Pete, Sawo Jumbo, Sawo Manila (Pot), sapodilla kecik,
Kelengkeng rambutan,
Jumbo sugar apple, tailings Honey / King (big and Sweet),
Breadfruit, etc..

Woody: Mas Jati, Jati Ordinary, Teak pink, sea sengon / albizia, etc..

Contact:
http://durianmenoreh.blogspot.com/
e-mail: menorehseed@gmail.com

Phone:
Marketing Office: (0274) 7004879 / 081313888479

Information:

1. Why Excellence Yellow Durian Menoreh?

A. Quality and quality of local varieties.
B. Certified NATIONAL superior. MENTERIPERTANIAN DECISION: NUMBER: 317/kpts/SR. 120/5/2007. DATE: May 8, 2007.
C. Living at an altitude of 200-750 meters above sea level.
D. Under the supervision and certification of the Department of Agriculture BPSB _ IN Yogyakarta.
E. Serving Booking durian seeds are “Retail” and “wholesale.”
F. Cultivators and Marketing where trusted and accountable.

2. Available Organic Fertilizer: exclusif (NOA = Agriculture Consultation Clinic)

A. GH (generativelly Hormonic): stimulating growth hormone roots, stems, leaves, buds, flowers, fruits and tubers. One of the uses: bear fruit out of season crops. (MOH license, trade and services Agricultural Affairs). As the Exclusive Product. For all kinds of plants.

B. Organic Fertilizer Super: M2C (as biocatalyst and bioremediator to support plant breeding, accelerating plant growth and disease resistance, as nutrise for land moroorganisme accelerate leaching of chemical fertilizer, can reduce the use of chemical fertilizer: 50% -70%. For all kinds of plants.

C. Liquid Organic Fertilizer: Liquid Flash: Eradicate all kinds of pests, suitable for all kinds of crops, horticulture crops, annual crops and nurseries. Status: Easily soluble and formulated in a way that is unique, accurate and scientifically reliable.

D. Multipurpose Livestock Supplements: Herbivit, Functioning as supplements that nourish all kinds of animals so big and fat fast. How it works: eradicate the fungus in the stomach of cattle such as the pathogens that make cattle dung so organic and odorless. So that people who consume too will also be organic and healthy (do not need a doctor).

Phone: Marketing Office: (0274) 7004879 / 0813 1388 8479

Comment by Rob N




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: