Saatnya HATI NURANI bicara


Beberapa Catatan Dari Israel by ratna ariani
January 18, 2009, 11:51 pm
Filed under: artikel, sosial masyarakat | Tags: , , , ,
Saya postingkan email dari milis tetangga tentang Israel. Saya sendiri juga terpana dengan kecantikan kota tempat tinggal orang Yahudi dan bagaimana mereka memegang prinsip Taurat dalam kehidupan bermasyarakat. Perhatikan rumah-rumahnya di berbagai kota orang Yahudi boleh warna-warni… asal putih. Betul karena tidak kosher kalau membangun rumah dengan batu yang dibawa dari tempat lain ataupun di cat ! Apapun yang mereka makan juga harus kosher (halal). Sejak anak-anak mereka dikenalkan Taurat oleh bapak-ibunya dan itulah sekolah pertama mereka hanyalah Taurat dalam keluarga. Gak heran lah tingkat perceraian sangat rendah diantara orang Yahudi, jarang terjadi perkawinan campur karena mereka memang sangat ketat dengan aturan Taurat.
Konsep keluarga inti inilah yang sangat mengutamakan pendidikan sejak dini dan akhirnya bisa membentuk bangsa yang cerdas dan disegani.  Tidak ada bangsa lain yang mengalahkan sistem pertanian Israel, saya melihat  sendiri perkebunan korma dan anggur di lahan tandus ! Selang-selang berseliweran di taman-taman kota dengan otomatis menyemprotkan air, vitamin dan mineral pada waktu-waktu tertentu. Semua penemuan ilmiah umumnya dilakukan orang Yahudi termasuk kloning, tapi untuk alasan keamanan tentu mereka tidak akan mempublikasikannya.
Semoga kita bisa semakin bijak melihat kedua sisi perbedaan antara bangsa Arab dan Israel dalam menyikapi kekayaan dan keterbatasan lahannya, selain urusan sejarahnya yang turun temurun sudah berseteru. Di atas semua itu, penyerangan manusia atas manusia tetap tidak bisa ditolerir. Dibutuhkan kesungguhan dan kebesaran hati untuk memelihara perdamaian diantara keduanya. Yang baik  dari suatu bangsa bisa ditiru, tapi yang tidak benar harus diluruskan. (RA)
==============================================================================
(Oleh : Luthfi Assyaukani – Paramadina Mulia Jakarta)
Saya baru saja melakukan perjalanan ke Israel. Banyak hal berkesan yang saya dapatkan dari negeri itu, dari soal Kota Tua yang kecil namun penuh memori konflik dan darah, Tel Aviv yang cantik dan eksotis, hingga keramahan orang-orang Israel. Saya kira, siapapun yang menjalani pengalaman seperti saya akan mengubah pandangannya tentang Israel dan orang-orangnya.

Ketika transit di Singapore, seorang diplomat Israel mengatakan kepada saya bahwa orang-orang Israel senang informalities dan cenderung rileks dalam bergaul. Saya tak terlalu percaya dengan promosinya itu, karena yang muncul di benak saya adalah tank-tank Israel yang melindas anak-anak Palestina (seperti kerap ditayangkan oleh CNN and Aljazira).Tapi, sial, ucapan diplomat itu benar belaka. Dia bukan sedang berpromosi. Puluhan orang yang saya jumpai dari sekitar 15 lembaga yang berbeda menunjukkan bahwa orang-orang Israel memang senang dengan informalities dan cenderung bersahabat. Continue reading



Penggalangan Dana Palestina TV ONE Cenderung Sektarian by ratna ariani
January 17, 2009, 11:50 pm
Filed under: politik | Tags: , ,

Saya menerima email ini dari seorang teman. Prihatin juga dalam kondisi menegangkan begini, sikap masyarakat Indonesia dituntut untuk menunjukkan kualitasnya di mata Internasional. Sayangnya media yang seharusnya menjadi pencerah dan menggiring pemirsa pada porsi sebenarnya, justru membalikkan issue kemanusiaan menjadi issue agama. Perlu diketahui Palestina bukan 100 % berpenduduk muslim, masih ada kelompok Palestina Kristen dan agama lain yang merupakan minoritas disana. Foto disebelah adalah seorang Palestina pengikut kristiani dimana nenek moyangnya sudah tinggal terlebih dulu di jalur Gaza sebelum kelompok muslim mendudukinya. Mereka pun sebagai minoritas sangat tertekan dengan praktek PA (Palestine Authority). Marilah dengan bijak kita menyikapi issue kemanusiaan yang terjadi di Palestina dengan keprihatinan mendalam, keprihatinan sesama manusia yang menderita dan direnggut kebebasannya dan digantikan selimut ketakutan. (RA)

Baru saja TV One melakukan penggalangan dana dengan membuat satu acara secara live pada tanggal 16 Januari 09 malam hari. Nama acara nya adalah :  SATU UNTUK PALESTINA.

Bukan cuma para selebritis yang mengisi acara tetapi beberapa pejabat juga hadir seperti Menteri Sosial, Menpora dan beberapa anggota DPR dari satu parpol (itu yang aku lihat). Konsep dan maksud acara nya sangat baik saya pikir.
Dengan mengundang artis untuk menyanyi kemudian ada beberap artis yang menerima telpon dari pemirsa. Jadi selama acara berlangsung para selebritis menjadi operator telpon dan ada juga yang menhibur pemirsa. Dan memang berhasil menghimpun dana yang besar dari pemirsa dari dirumah.

Tapi sayang nya acara tersebut dari mulai musik, para artis dan tamu – tamu yang datang. Pada umumnya ( itu yang aku lihat) muslim semua. Bahkan lagu – lagu nya juga bernuansa muslim dan bernuasa Arab. Walau ada lagu bernuansa cinta secara universal (seperti yang dibawahkan oleh Krisdayanti dan Anang). Continue reading



KONFERENSI PERS TOKOH DAN PEMUKA AGAMA-AGAMA TERKAIT DENGAN KONFLIK DI JALUR GAZA PALESTINA by ratna ariani
January 12, 2009, 9:44 am
Filed under: politik | Tags: , , ,

Minggu, 11 Januari 2009, Pukul 13.00
Di Gereja Hati Kudus Yesus Tanah Mas Semarang

Mencermati dan menimbang konflik di Jalur Gaza Palestinadan indikasi akan meluasnya perang di wilayah tersebut, kami para pemuka agama-agama di Semarang bertekad menjalin persatuan dan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Kita menyadari bahwa apa pun alasan, perang antarmanusia, antarbangsa dan negara tidak bisa dibenarkan dan merupakan kejahatan melawan Allah dan martabat manusia. Karenanya, sebagai bentuk keprihatinan kami yang mendalam terhadap konflik berkepanjangan di Jalur Gaza, kami, para pemuka agama-agama di Semarang:

1. Menyatakan keprihatinan yang mendalam terhadap konflik di Jalur Gaza Palestina yang sudah terjadi sekitar dua minggu ini.
2. Mengecam segala bentuk tindakan kekerasan yang telah menjadikan warga sipil (terutama perempuan dan anak-anak) sebagai korbannya.
3. Menghimbau umat beragama di Indonesia agar dengan jernih melihat persoalan konflik di Palestina sebagai persoalan politik, ideologi dan ekonomi yang terkait dengan sengketa wilayah.
4. Mendukung segala bentuk solidaritas damai terhadap Palestina dan para korban perang.
5. Menolak segala bentuk tindakan yang mengatasnamakan dukungan terhadap Palestina namun menggunakan kekerasan dan aksi anarkis.
6. Mendorong umat beragama di Indonesia, Semarang khususnya, agar tidak terpancing dengan upaya menghubungkan agresi Israel sebagai persoalan konflik agama, mengingat penduduk Palestina di Jalur Gaza juga terdiri dari beragam agama dan korban konflik di Jalur Gaza juga membawa korban, bukan hanya umat Islam danKristiani di Palestina, tetapi juga umat beragama lain.
7. Meminta agar media massa (cetak maupun elektronik) melakukan pemberitaan yang berimbang demi menjagakesejukan iklim kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan di Indonesia sebagai rumah bersama Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI). Continue reading



Menyikapi Konflik Hamas-Israel by ratna ariani
January 1, 2009, 12:20 pm
Filed under: artikel, politik | Tags: , , , ,

Oleh Mohamad Guntur Romli.

Sampai tiga hari serangan militer Israel ke jalur Gaza telah tewas 350 orang lebih dan 1.000 orang luka-luka. Tak hanya penduduk Palestina yang banyak mati syahid, serangan militer Israel yang membabi buta itu juga menghancurkan fasilitas-fasilitas publik: universitas, masjid, rumah sakit, dan lain-lain. Dunia internasional mengecam dan mengutuk tindakan brutal militer Israel itu. Konflik antara Hamas dan Israel ini lahir akibat dari kebuntuan politik dalam mencari solusi ke depan. Gagalnya perpanjangan gencatan senjata dua pekan sebelum ini antara Israel dan Hamas menjadi pemantik konflik ini. Kedua belah pihak saling tuding pihak mana yang mengawali konflik ini. Bagi Israel, Hamas-lah yang telah mengirimkan roket-roket yang menyerang permukiman sipil Israel. Namun, bagi Hamas, Israel-lah yang telah melanggar kesepakatan genjatan senjata sehingga Hamas tidak ingin memperpanjang kesepakatan itu.Apa pun persoalannya, tindakan Israel yang menyerang Gaza kali ini tidak bisa dibenarkan sama sekali. Apa yang disebut sebagai ”tindakan membela diri” hanyalah dalih bagi pihak militer Israel untuk menyerang Palestina yang tujuannya meruntuhkan rezim Hamas di Gaza. Cara ini hanya didukung oleh kelompok elite konservatif dan militer di Israel yang masih percaya bahwa dengan pencaplokan dan serangan militer, keamanan bagi rakyatnya bisa dijaga.

Masih segar dalam ingatan kita, pada medio 2006, ketika ditengarai ada delapan serdadu Israel terbunuh dan dua serdadu ditawan di perbatasan Lebanon selatan oleh tentara Hizbullah, Israel malah melancarkan serangan membabi buta, menghancurkan kota-kota di Lebanon, khususnya Beirut, dan menewaskan 1.000 orang lebih.

Pihak militer Israel dalam posisi sewenang-wenang merasa di atas hukum nurani kemanusiaan dan hukum-hukum internasional. Setiap kali Israel terdesak oleh kesepakatan damai, salah satu strategi yang ia lancarkan adalah melakukan penyerangan dan kekerasan sehingga pihak Palestina lupa akan tuntutan-tuntutan terhadap Israel tersebut dan terpaksa berhenti pada genjatan senjata saja. Continue reading