Saatnya HATI NURANI bicara


Stop Pers: Umat Katolik dan Pemilu 2009 by ratna ariani
September 13, 2008, 9:13 pm
Filed under: Uncategorized | Tags: , ,

Berikut ini adalah pengumuman yang disampaikan diseluruh paroki seKAJ berdasarkan Surat Himbauan KAJ tertanggal 11 September 2008 yang ditandatangani oleh VikJen KAJ Romo Yohanes Subagyo Pr.  Diharapkan Surat Himbauan ini ditindaklanjuti oleh seluruh umat KAJ sebelum berakhirnya batas waktu pendaftaran pemilih hari Jumat 26 September 2008 . Anda akan mendapatkan konfirmasi dari KPU DKI lengkap dengan RT RW nya bila memang telah terdaftar. Untuk pemilih luar negeri, seharusnya yang dimasukkan adalah nomor pasport Anda, karena pemilih warga negara Indonesia di luar negeri masuk di daerah pemilihan (DAPIL DKI 2). Kalau belum adabisa di cek ke KBRI/konsul setempat – (RA)

  • Memilih dalam Pemilu 2009 adalah hak sekaligus tanggung jawab setiap warga negara Indonesia, termasuk umat Katolik di KAJ, yang ingin selalu setia berbakti pada negara dan bangsa.
  • Tidak memilih (golput) berarti membuka kesempatan pada pihak-pihak yang tidak dikehendaki untuk memerintah negara, sebab mereka dipilih oleh pihak lain.

MAKA GUNAKAN HAK PILIH ANDA !

PASTIKAN NAMA ANDA TERDAFTAR SEBAGAI PEMILIH DALAM PEMILU 2009!!

CARANYA:

  1. Melalui SMS (bagi penduduk di wilayah DKI Jakarta : ketik CEK <spasi> NO KTP <spasi> NAMA SESUAI KTP kirim ke 0812 10 45678 4
  2. Cari dan cermati lembar pengumuman DAFTAR PEMILIH SEMENTARA yang tertempel di lingkungan RT/RW/Kelurahan dimana Anda tinggal
  3. Tanyakan kepada petugas yang berwenang (Ketua RT/RW, petugas kantor kelurahan/Panitia Pemungutan Suara Setempat)

Mari berpartisipasi dalam PEMILU 2009

Mari wujudkan iman kita pada Kristus

Dengan ungkapan bakti bagi negara dan bangsa

Jakarta 11 September 2009

Keuskupan Agung Jakarta

Catatan: Pengumuman ini dikirim ke seluruh paroki melalui fax, e-mail, mailing list, bersama Surat Himbauan “Menggerakkan Umat KAJ untuk ikut serta dalam Pemilu 2009″ dan surat pengantar (yang menjelaskan pembacaan Surat Himbauan, penempelan pengumuman dan perlunya inisiatif paroki untuk menyebarluaskannya kepada umat melalui cara-cara lain)



KPU “Perpanjang’ Waktu Pendaftaran Pemilih by ratna ariani
September 12, 2008, 7:31 am
Filed under: artikel, politik | Tags: , , ,

Terlepas anda sudah atau belum memutuskan ikut PEMILU atau tidak, sebaiknya anda pastikan bahwa anda dan seluruh anggota keluarga anda tidak kehilangan hak pilihnya karena TIDAK terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dikeluarkan KPU. Mumpung masih ada perpanjangan waktu dari KPU, sempatkan datang dan melihat sendiri DPS ini di kelurahan setempat dimana anda tercatat. Kalau anda bertempat diluar kota, mintalah anggota keluarga untuk mengeceknya, jangan-jangan anda tidak didaftarkan dimana-mana. Sayang kan ? (RA)

[MENKO KESRA]–10 SEPTEMBER: Setelah menetapkan batas waktu pendaftaran pemilih sementara pada 10 September 2008, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperpanjang waktu pendaftaran ataupun perbaikan daftar pemilih sementara (DPS) hingga penetapan daftar pemilih tetap (DPT) pada Oktober mendatang.

Namun demikian, Ketua KPU Abdul Hafidz Anshary menyatakan itu bukan memperpanjang tapi hanya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan hak pilihnya.

“DPS itu tidak diperpanjang. Kawan-kawan di daerah meminta kepada KPU Pusat untuk tetap memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperbaiki datanya atau mendaftar karena semangat kita agar jangan ada warga kita yang tidak terdaftar, kalau dia memenuhi syarat tentu saja,” ujar Abdul seusai melantik pejabat eselon II di kantor KPU, Jakarta, Rabu (10/9).

Keputusan yang diambil KPU bukan tanpa resiko. Hal ini pula yang disadari Abdul bahwa langkahnya akan menuai kritikan dari masyarakat. “Kita tahu dampaknya, kita akan dianggap tidak konsisten pada jadwal yang kita buat,” ujar Abdul sedikit bergetar.

Untuk itu, Abdul memerintahkan para petugas yang berada di lapangan untuk terus mencari, mengunjungi dan mendatangi anggota masyarakat yang belum terdaftar.

Perintah ini juga terkait pengumuman DPS yang belum dilakukan di beberapa tempat karena sebagian petugas belum laksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) dengan baik. Parameter itu didasarkan ada data orang yang sudah tidak ada di tempat ataupun meninggal masih terdaftar dan akan dicek ulang sebelum diumumkan. Namun, ia memperkirakan jumlah DPS tersebut akan berkurang seusai pengecekan dilaksanakan. “Tapi, saya tidak tahu jumlah pastinya,” sahutnya pendek. (mo/hr)



Suara Perempuan Dayak: Perempuan Pilih Perempuan by ratna ariani
July 22, 2008, 4:21 pm
Filed under: politik | Tags: , ,

Apakah Hak kaum Perempuan, anak-anak, kelompok marginal dan masyarakat miskin kota telah terpenuhi melalui Program dan Kebijakan yang ditetapkan oleh orang-orang yang duduk di Legislatif yang telah dipilih oleh Kaum Perempuan ? Apakah kita memilih karena hanya karena memilih atau kita memilih karena kita sadar memilih siapa yang kita percaya untuk kita pilih, untuk memperjuangkan hak-hak Kaum Perempuan, anak-anak, kelompok marginal, dan masyarakat miskin kota ??JALAN-JALAN MENUJU PESTA KEMENANGAN …. UNTUK SIAPA??

PEMILU 2004

Khusus Kota Palangka Raya, jumlah partai yang mengikuti pemilu Legislatif ada 14 partai, 11 partai yang berhasil mengumpulkan suara duduk di kursi legislatif tingkat kota Palangka Raya, dengan jumlah 25 orang, 2 diantaranya perempuan. Mereka memperebutkan suara dari 171.714 jiwa penduduk kota Palangka Raya (hasil sensus penduduk tahun 2001). Dengan berbagai janji dan slogan masing-masing agar supaya mendapatkan simpatik dan dukungan dari masyarakat, bahkan menggunakan cara apapun termasuk memberikan uang berkedok ”bantuan”. Jumlah pemilih yang memilih untuk daerah Kota Palangka Raya, adalah 78.254 dengan jumlah pemilih laki-laki 39.110 dan jumlah pemilih Perempuan 39.144. Sementara jumlah pemilih terdaftar yang tidak memilih sebanyak 46.545 dengan jumlah pemilih laki-laki 24.169 dan pemilih prempuan 22.376. KARENA Selama ini, KITA hanya dipergunakan sebagai alat untuk mencapai kekuasaan, KARENA ITU sekarang kita harus mengatakan TIDAK LAGI dimanfaatkan untuk kepentingan penguasa. Sudah saatnya KITA MENGORGANISIR DIRI KITA SENDIRI untuk memperjuangkan hak-hak kita, melakukan negosiasi persetujuan komitmen yang jelas terhadap siapa yang kita pilih untuk duduk memperjuangkan hak-hak kita di Legislatif !!  blog diary of:  Anse Srineni Erlynova