Saatnya HATI NURANI bicara


Percepatan Pembangunan di Jateng 5 tahun kedepan : mungkinkah? by ratna ariani
February 27, 2009, 4:47 am
Filed under: politik | Tags: , , , ,

Saat ini pemerataan pembangunan masih belum dirasakan manfaatnya oleh rakyat banyak. Sebagai contoh pertumbuhan ekonomi di Jateng 4,1 % (Juli 2008 BPS)untuk sektor pertanian tidak diikuti dengan naiknya NTP (Nilai Tukar Petani) yang hanya 94,24 dibawah 100; artinya petani masih nombok di satu masa tanam. Dengan kata lain harga beras yang tinggi belum membuat petani menjadi sejahtera. Demikian juga hasil jajak pendapat yang sering diadakan Kompas Jateng dari segi kepuasan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi, penanggulangan kemiskinan, penanganan buruh dan PKL, pengangguran, kesehatan, pendidikan, infrastruktur serta perlindungan alam dan lingkungan. Puncak rendahnya kepercayaan rakyat terhadap hasil pembangunan juga terlihat dengan tingginya persentase golput, bahkan di Kudus mencapai 69 % saat Pilgub Jateng (www.inilah.com 22/06).

Untuk dapat melakukan percepatan pembangunan dalam waktu 5 tahun (2009-2014) ada tiga tugas besar yang harus dilakukan bagi Jawa Tengah. Tugas terpenting saat ini adalah mengembalikan kepercayaan rakyat terutama kepada pemerintah dan parlemen melalui PEMILU. Kebijakan yang diambil kepala daerah dan anggota legislatif terpilih dalam 100 hari pertama sangat menentukan karena krisis global adalah tantangan pertama yang dihadapi semua orang termasuk penduduk Jawa Tengah.

Continue reading

Advertisements


Profil Petani Pengusaha: Durian Menoreh by ratna ariani
February 11, 2009, 5:53 am
Filed under: artikel, pemberdayaan ekonomi | Tags: , ,

Berikut saya postingkan salah satu profil  alumni KPTT Salatiga yang telah berhasil dalam budidaya pembibitan Durian Menoreh, durian lokal.  Saya mendukung setiap program yang melahirkan semakin banyak wirausaha, karena disitulah kunci kekuatan mikro ekonomi Indonesia. Pengusaha tahan banting, tahan krisis menghasilkan negara yang juga tahan banting. Apalagi kalau berasal dari keluarga petani dan nelayan yang menjadi pengusaha memberi nilai tambah bagi pertanian dan perikanan. Semoga semakin banyak petani yang naik peringkat dari petani buruh menjadi petani pengusaha. (RA)

—————————————————————————————————————

Petrus Sugito, Pelestari Durian Menoreh

Kompas, Sabtu, 7 Februari 2009 | 00:10 WIB

Yoga Putra

Pertengahan 1986 Petrus Sugito bertanya kepada seorang penjual buah, durian apa yang paling enak. Tak diduga, si penjual buah menyebut durian menoreh dari Kulon Progo. Jawaban sederhana itu justru membuatnya terperangah.

Gito, panggilannya, benar- benar tidak tahu bahwa ada jenis durian menoreh. Bahkan, itulah kali pertama dia mendengar nama durian menoreh. Padahal, dia adalah putra asli Kulon Progo.

Dia lahir dan besar di daerah Perbukitan Menoreh, lokasi penghasil jenis durian tersebut, tepatnya di Dusun Promasan, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Continue reading



Kabar dari KPTT Salatiga by ratna ariani
February 3, 2009, 6:32 am
Filed under: pemberdayaan ekonomi | Tags: , , ,

p1020057

Berikut saya bagikan kabar dari Kursus Pertanian Taman Tani Salatiga, yang dikirim dari Direktur KPTT Rm Wartaya SJ. Visi KPTT Salatiga ini adalah mendidik karakter petani pengusaha dan merupakan satu-satunya tempat pelatihan pertanian organik berbasis praktek dan berasrama. Saya salut dengan karya KPTT ini karena menumbuhkan kebanggaan menjadi petani yang saya temui langka saat ini. Di banyak tempat saya jarang menemui anak muda yang mau jadi petani meneruskan usaha orang tuanya. Dalam kesempatan kali ini saya mengajak beberapa rekan yang tertarik untuk membudidayakan jamur kuping terlibat dalam program petani  mandiri. Semoga lewat karya KPTT, petanipun dapat memperbaiki taraf hidupnya dan memiliki karakter pengusaha menjadi petani yang mandiri. (RA)

Kabar dari KPTT Salatiga

1. Tanggal 18 – 24 Januari 2009 yang lalu, telah terselenggara training pertanian organik terpadu yang diikuti oleh 12 orang. Mereka berasal dari para anggota kredit union wilayah Solo dan Yogyakarta. Training berlangsung dengan bagus: menyenangkan dan mau belajar. Pada akhir training para peserta diminta untuk membuat rencana usaha. Dari rencana usaha tampak bahwa peserta training berusaha mewujudkan hasil training di tempatnya masing-masing. Hampir semua peserta merasakan manfaat dari training ini. Berikut refleksi mereka: Continue reading